RSUD Soedjono Selong Persiapkan Layanan Unggulan Bedah Jantung

(PorosLombok.com) – Setelah lima tahun naik status dari tipe C menjadi tipe B atas peningkatan beberapa jenis layanan, kini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Raden Soedjono Selong Lombok Timur tengah mempersiapkan layanan bedah jantung sebagai program unggulan.

Menurut Direktur RSUD Soedjono Selong, dr. Hasbi Santoso, sejatinya rumah sakit milik daerah tersebut telah memiliki gedung Cardiovascular Care Unit (CVCU), yaitu unit perawatan intensif khusus jantung sejak tahun 2019 silam.

“CVCU kita yang sudah ada itu ada di lantai dua gedung baru, dengan kapasitas lima tempat tidur,” kata Hasbi Santoso, Sabtu (6/9).

Untuk menunjang layanan tersebut, RSUD Selong kemudian mendapatkan droping alat dari pemerintah pusat berupa Cath Lab (Cardiac Catheterization Laboratory) senilai Rp 16 Miliar.

Meski sudah memiliki fasilitas tersebut namun RSUD Selong belum bisa melakukan operasi bedah jantung. Kemenkes juga memberikan persyaratan teknis (pertek) kepada rumah sakit untuk membangun gedung CVCU yang jaraknya tidak lebih 15 meter dari cath lab.

“Nah CVCU yang kita punya itu kan jaraknya jauh dari cath lab, sementara kita akan membuka layanan unggulan bedah jantung. Untuk itulah sekarang kita membuat CVCU yang dekat dengan Cath Lab,” ungkapnya.

Hasbi menyebut, sebelumnya Rumah Sakit Harapan Kita sebagai pengampu nasional bedah jantung telah memberikan arahan untuk membangun, dimana jika RS memiliki 300 tempat tidur maka CVCU-nya minimal 10 tempat tidur dengan rincian 8 tempat tidur untuk reguler dan 2 tempat tidur untuk isolasi.

Gedung baru tersebut dirancang untuk konstruksi dua lantai. Tahun ini dibangun satu lantai dasar, dan tahun depan (2026-red) dibangun lantai dua dan tangga daruratnya.

Yang tidak kalah penting dari sarana dan prasarana tersebut, pihak rumah sakit sudah mengirim salah satu dokter spesialisnya ke RSUP NTB untuk dididik dari spesialis jantung menjadi spesialis bedah jantung.

“Kita sudah kirim dokter Hesty sejak November 2024, dan akan selesai November 2025,” tuturnya.

Tidak itu saja, lanjut Hasbi, pihaknya juga mengirim dua orang perawat yang masing-masing menempuh pendidikan selama delapan bulan, empat bulan dasar dan empat bulan lanjutan.

“Kemudian kita mengkursuskan dua orang radiografer (Rontgen),” paparnya.

Pembangunan gedung CVCU yang baru dengan pagu anggaran Rp 5,3 Miliar untuk lantai dasar tersebut dipastikan rampung pada Desember 2025, maka layanan bedah jantung pada RSUD Soedjono Selong akan dilaunching awal tahun depan.

Soal biaya, masyarakat tidak perlu khawatir. Pihak Rumah Sakit meyakinkan bahwa nantinya seluruh biaya akan ditanggung oleh BPJS. Itulah sebabnya pihak RS menyiapkan seluruh persyaratan baik sarana prasarana maupun SDM-nya.

Lebih jauh Hasbi menyampaikan, nantinya RSUD Soedjono Selong akan dijadikan RS rujukan regional untuk layanan bedah jantung untuk lima rumah sakit yang ada di pulau Sumbawa.

“Kita sedang bernegosiasi dengan BPJS. Dan jika disetujui, nantinya pasien jantung dari pulau Sumbawa bisa kita bedah di sini. Dan insyaallah sudah ada lampu hijau,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Daerah Lombok Timur memiliki lima Program Strategis Daerah (PSD) yang salah satunya adalah pembangunan gedung CVCU untuk layanan bedah jantung.

(Anas/PorosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU