(PorosLombok.com) – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri Pesona Budaya Desa Pengadangan ke-7 bertema “Metu Telu Nafas Harmoni di Tanah Sasak” yang digelar di aula Kantor Desa Pengadangan, Sabtu (15/11).
Kegiatan ini menghadirkan layanan kesehatan gratis, pelayanan Administrasi Kependudukan (KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian), santunan BPJS Ketenagakerjaan, serta donor darah.
Agenda yang dimulai sejak 9 November itu dijadwalkan berlangsung hingga 26 November mendatang.
Dalam sambutannya, Wabup menekankan pentingnya Akta Kematian. Ia menilai dokumen tersebut memiliki manfaat luas, termasuk mempermudah ahli waris mengurus klaim BPJS Ketenagakerjaan almarhum yang iurannya dibayarkan perusahaan.
Dokumen itu juga menjadi dasar penghentian iuran peserta yang telah meninggal sehingga kuota bantuan dapat dialihkan kepada masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perlindungan.
Wabup turut mengimbau masyarakat dengan pekerjaan nonformal memanfaatkan program BPJS Ketenagakerjaan mandiri dengan iuran mulai Rp 16.800 per bulan untuk memastikan akses jaminan sosial dasar.
Ia mengapresiasi rangkaian layanan yang disiapkan dalam kegiatan tersebut. “Seluruh layanan ini–mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengurusan Adminduk, hingga perbaikan data PBB–adalah bentuk dukungan nyata Pemerintah Daerah terhadap apa yang disampaikan Pak Kades mengenai Pesona Budaya,” ujar Edwin.
Kepala Desa Pengadangan, Iskandar, menyampaikan bahwa kehadiran Wabup bukan sekadar dukungan formal, tetapi wujud kedekatan yang telah terbangun dengan masyarakat.
“Alhamdulillah, masyarakat Pengadangan patut bersyukur karena kami merasakan sangat luar biasa terkait kegiatan Pesona Budaya ini. Bapak Wabup sudah tiga kali hadir menghadiri Pesona Budaya kami,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa agenda tahunan tersebut memiliki makna lebih dalam. “Banyak sekali kegiatan yang kita lakukan, bukan sekadar menunjukkan pesona, tetapi bagaimana kita berpikir bisa menunjukkan manfaat untuk event kita,” tegasnya.
Manfaat itu terlihat dari kemudahan yang diperoleh masyarakat, termasuk akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau berkat dukungan pemerintah daerah.
Acara ditutup dengan penyerahan santunan manfaat BPJS Ketenagakerjaan serta berbagai dokumen kependudukan seperti KTP, KK, Akta Kelahiran, dan SPPT oleh Wabup bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan dan Kades kepada warga.
Kegiatan ini melibatkan anggota DPRD Lotim, Camat, BPJS Ketenagakerjaan Lotim, perangkat desa, tim medis RS Siloam, PMI, dan masyarakat setempat.
(*)















