Al Ummah Foundation Bangun Masjid ke-63 di NTB, Ponpes Al Badriyah 3 Resmi Mulai Pembangunan

(PorosLombok.com) – Al Ummah Foundation kembali menyalurkan bantuan pembangunan masjid di Nusa Tenggara Barat. Masjid tersebut didirikan di Pondok Pesantren Al Badriyah 3, Desa Lado, Kecamatan Terara, Lombok Timur, dan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Direktur Al Ummah Foundation Indonesia, Ustad Zamroni, Sabtu (22/11/2025).

Zamroni mengatakan pembangunan ini merupakan respons atas pengajuan dari yayasan dan tokoh masyarakat. Menurutnya, kawasan tersebut membutuhkan masjid karena warga selama ini harus menempuh jarak jauh untuk beribadah.

“Pengajuan dari tokoh masyarakat kami sambut baik karena tempat ini memang sangat membutuhkan fasilitas ibadah,” ujarnya.

Ia menuturkan proses pengajuan hingga persiapan berjalan cepat hingga pembangunan dapat dimulai dalam waktu sekitar tiga minggu. Ia menjelaskan Al Ummah Foundation fokus menghadirkan fasilitas ibadah di kampung maupun pondok pesantren.

“Keterbatasan dukungan dari pemerintah membuat kami menghubungkannya dengan donatur luar negeri,” kata Zamroni.

Ia menyebut masjid ini menjadi titik pembangunan ke-63 yang telah disalurkan Al Ummah Foundation di NTB. Selain masjid dan musala, lembaga itu turut menyalurkan program sumur bor, dukungan pendidikan, dan pembiayaan untuk guru mengaji serta dai.

“Program ini bisa terlaksana berkat donatur dari Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Australia, hingga Finlandia,” ucapnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Badriyah 3, TGH Maidi, menyampaikan rasa syukur atas terbukanya jalan pembangunan masjid yang direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Ia menyebut izin bangunan sudah disiapkan, namun belum ada donatur yang dapat membantu merealisasikannya.

“Kami sangat bersyukur karena rencana yang sudah dibuat lama akhirnya terwujud berkat bantuan Al Ummah Foundation,” kata TGH Maidi.

Ia menjelaskan jarak masyarakat menuju masjid untuk salat Jumat sebelumnya cukup jauh. Pondok pesantren juga telah menyiapkan lahan wakaf agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh santri dan warga.

“Harapan kami masjid ini bukan hanya dipakai salat berjemaah, tetapi juga bisa digunakan untuk salat Jumat jika masyarakat siap,” ujarnya.

Camat Terara, Lalu Hariadi, yang hadir mewakili bupati, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Al Ummah Foundation. Ia menilai keberadaan masjid ini sangat penting bagi warga karena jarak menuju tempat ibadah sebelumnya tidak dekat.

“Dengan adanya masjid ini, masyarakat jadi lebih dekat dalam menjalankan ibadah,” ungkapnya.

Hariadi berharap pembangunan ini dapat mendorong perkembangan pendidikan di Pondok Pesantren Al Badriyah 3. Ia menilai kawasan tersebut memerlukan dukungan tambahan, termasuk perbaikan akses jalan, agar dapat menjadi lingkungan belajar yang layak.

“Tempat ini masih membutuhkan perhatian supaya menjadi lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” katanya.

Ia menambahkan pembangunan masjid tersebut bersifat terbuka bagi siapa pun tanpa melihat latar belakang masyarakat.

“Al Ummah Foundation membangun untuk siapa saja, tanpa membedakan kelompok mana pun,” ujarnya.

Turut hadir pada acara tersebut komfimcam, Kecamatan Terara, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU