Reses Berbuah Manfaat, Raden Rahardian Hadirkan Pamsimas untuk Warga Loyok

(PorosLombok.com) – Warga Dusun Loyok, Desa Loyok, Kecamatan Sikur, kini tidak lagi harus cemas soal pasokan air bersih.

Aspirasi yang mereka sampaikan saat masa reses direspons langsung oleh Anggota DPRD NTB Fraksi Demokrat, Raden Rahardian Soedjono, melalui pembangunan fasilitas Pamsimas yang bersumber dari dana aspirasi Dinas PUPR NTB tahun 2025.

Program ini hadir untuk memaksimalkan pemanfaatan mata air di kawasan tersebut, yang sebelumnya belum terkelola secara optimal. Pamsimas menjadi sistem yang memungkinkan air bersih bisa dialirkan langsung ke rumah warga.

“Ini merupakan hasil permintaan warga saat reses. Kami ingin memastikan air dari mata air bisa dimanfaatkan sepenuhnya,” ujar Raden Rahardian, Rabu (29/11).

Fasilitas itu diproyeksikan memberikan pasokan air yang lebih stabil sekaligus meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat. Legislator Demokrat itu menekankan pentingnya dukungan warga untuk menjaga keberlanjutan operasional.

“Karena ada mesin di dalam sistem ini, masyarakat perlu ikut menjaga agar fasilitas bisa berfungsi dalam jangka panjang,” katanya.

Selain memperkuat pasokan air bersih, Raden Rahardian menyebut Pamsimas akan menjadi penopang saat PDAM mengalami gangguan distribusi. Ia mengatakan, ketersediaan opsi alternatif sangat penting untuk menghindari krisis air di masa mendatang.

“Kalau suplai PDAM terganggu, Pamsimas dapat menopang kebutuhan warga. Ini juga bisa membuka peluang kerja bagi pemuda di sini,” ujarnya.

Pengelolaan tarif murah menjadi strategi agar layanan tidak membebani warga sekaligus menunjang biaya pemeliharaan. Ia berharap kelompok pengelola bisa berkreasi untuk mendukung keberlanjutan layanan.

“Tarifnya terjangkau, tapi cukup untuk kebutuhan perawatan. Semua harus saling bersinergi,” tambahnya.

Ketua Kelompok Penerima Manfaat, Lalu Ahmad Yani, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia mengatakan, air bersih menjadi kebutuhan vital terutama saat musim kemarau tiba.

“Kami berterima kasih karena ini membantu warga. Mata air memang harus dikelola supaya tidak terbuang sia-sia,” katanya.

Yani memastikan air akan didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga sesuai jaringan yang telah disiapkan. Ia menyebut seluruh biaya pemeliharaan diperoleh dari tarif terjangkau tersebut.

“Uangnya untuk perawatan fasilitas agar air terus mengalir,” pungkasnya.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU