Dukung E-Ticketing Senggigi, Bank NTB Syariah Gandeng Easybook

Bank NTB Syariah menggandeng Easybook untuk menerapkan e-ticketing di Pelabuhan Senggigi lewat QRIS dan Virtual Account demi transparansi dan efisiensi transportasi laut.

PorosLombok.com – PT Bank NTB Syariah memperkuat komitmen transformasi digital sektor transportasi dan pariwisata daerah melalui penandatanganan kesepakatan bersama dengan PT Easybook Teknologi Indonesia, Kamis (11/6/2026).

Kolaborasi strategis ini berfokus pada penggunaan rekening bank milik daerah tersebut ke dalam sistem pembayaran digital platform Easybook. Langkah ini merupakan bagian dari percepatan implementasi e-ticketing di Pelabuhan Senggigi.

“Bank NTB Syariah menyambut baik kolaborasi dengan Easybook sebagai bagian dari upaya bersama menghadirkan layanan pembayaran yang lebih mudah,” ujar Direktur Dana dan Transaksi PT Bank NTB Syariah Adhi Susantio.

Adhi menjelaskan bahwa digitalisasi tiket elektronik di Pelabuhan Senggigi tidak hanya meningkatkan kualitas layanan publik bagi para penumpang. Sistem ini juga memperkuat ekosistem transaksi non-tunai yang transparan serta akuntabel.

Pihak perbankan menyediakan dukungan penuh berupa integrasi sistem pembayaran yang meliputi penyediaan QRIS dan Virtual Account. Kehadiran fitur tersebut menjamin kenyamanan wisatawan yang mengakses transportasi laut.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi model pengembangan layanan digital pada sektor transportasi,” katanya.

Ia menguraikan bahwa skema pembayaran modern ini ditargetkan mampu mereplikasi kesuksesan serupa di berbagai pelabuhan penyeberangan lain. Bank NTB Syariah terus mendorong perluasan kanal digital secara masif.

Langkah perluasan teknologi keuangan ini menyasar sektor-sektor strategis yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi ini sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mendata arus masuk turis.

“Digitalisasi e-ticketing di Pelabuhan Senggigi ini meningkatkan efisiensi layanan secara nyata,” ujarnya.

Pimpinan bank syariah ini menambahkan bahwa transparansi keuangan menjadi prioritas utama dalam memodernisasi tata kelola pelabuhan. Rekaman transaksi yang tercatat secara digital meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah.

Di sisi lain, PT Easybook Teknologi Indonesia bertindak sebagai penyedia platform pemesanan tiket daring yang memiliki reputasi luas di Asia Tenggara. Rekam jejak mereka memperkuat fondasi sistem baru ini.

“Sinergi ini menghadirkan pengelolaan layanan transportasi yang modern dan berorientasi pada kebutuhan pengguna,” jelasnya.

Adhi membeberkan bahwa kesiapan infrastruktur teknologi dari kedua belah pihak sudah memasuki tahap finalisasi interkoneksi sistem. Para pengguna jasa penyeberangan bisa segera menikmati kemudahan akses tersebut dalam waktu dekat.

Akselerasi digitalisasi ini juga diyakini mampu mendongkrak citra Pelabuhan Senggigi sebagai gerbang pariwisata laut yang modern di Kabupaten Lombok Barat. Wisatawan asing kini mendapatkan kepastian tarif tiket yang jelas.

Melalui integrasi finansial yang kokoh, tata kelola layanan publik berbasis teknologi mutakhir kini resmi terbentuk di wilayah pesisir. Pemerintah optimis iklim investasi pariwisata akan bergerak semakin sehat.

“Kami berkomitmen terus mendukung transformasi digital demi kemajuan ekosistem ekonomi Nusa Tenggara Barat,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU