(PorosLombok.com) — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menunjukkan sisi humanisnya dalam momentum HUT NTB ke-67.
Melalui dana pribadi, eks Dubes RI untuk Turki ini memberangkatkan 33 warga ke Tanah Suci, Rabu (21/1/2026).
Pelepasan jamaah yang berlangsung di Pendopo tersebut terasa emosional. Pasalnya, daftar penerima hadiah merupakan mereka yang selama ini bekerja di balik layar namun memiliki kontribusi nyata bagi daerah.
“Penghargaan ini menyasar orang-orang yang berdedikasi dalam diam. Mulai dari pembuat kopi kantor, sopir, petugas kebersihan, jurnalis, polisi hutan, sampai kader posyandu,” ungkap perwakilan penerima, Agus Talino.
Ia mengaku kaget dengan kejutan tersebut karena tidak pernah menyangka kerja keras masyarakat kecil mendapat atensi langsung dari orang nomor satu di Bumi Gora. Harapannya, kerendahan hati pemimpin ini membawa keberkahan bagi cita-cita daerah yang Makmur Mendunia.
Sementara itu, Miq Iqbal menegaskan posisinya bukan sebagai pemberi jasa, melainkan sekadar instrumen Tuhan untuk menyampaikan rezeki kepada para tamu Allah.
“Bapak dan Ibu sejatinya memang sudah dipanggil oleh Sang Pencipta. Saya hanya menjadi jalan atau wasilah agar niat suci itu terlaksana,” tuturnya.
Sedianya, ia berencana memberangkatkan 100 orang sekaligus, namun untuk tahap awal baru tersedia puluhan kursi melalui Muhsinin Travel.
Gubernur juga mengurungkan niat terbang bersama istri karena memilih tetap di lokasi guna memantau penanganan bencana yang melanda beberapa titik di wilayahnya.
Menutup prosesi pelepasan, ia menitipkan sebuah pesan mendalam bagi para musafir saat berada di depan Baitullah kelak.
“Tolong doakan warga kita agar segera terbebas dari jerat kemiskinan. Mohonkan juga kekuatan bagi pemegang kebijakan supaya tetap amanah dalam mengubah keadaan,” pungkasnya.
(Redaksi/PorosLombok)
















