Lombok Timur – Kasus remaja Jerowaru tewas gantung diri menghebohkan warga Dusun Serumbung Timuk. Muslim (17) mengakhiri hidupnya pada kayu penyangga atap rumah, Senin (2/2) pukul 14.00 WITA. Tangis histeris keluarga pecah saat melihat kondisi pemuda tersebut.
Istri korban, Nadia (14), menemukan jasad suaminya pertama kali. Saat itu, Nadia baru saja pulang dari acara hajatan tetangga. Ia merasa curiga karena pintu kamar terkunci rapat dari dalam.
”Istri korban mengambil pisau dan memotong tali kemudian memanggil keluarga korban,” ujar Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Osman, Selasa (3/2).
Kronologi Remaja Jerowaru Tewas Gantung Diri
Nadia sempat memanjat tembok untuk masuk ke dalam kamar. Sebelumnya, ia berusaha mengintip melalui celah bangunan menggunakan bantuan lemari es. Ia mendapati suaminya sudah meninggal dunia di dalam ruangan tersebut.
”Nadia melihat suaminya tergantung pada tiang kayu kamar miliknya,” kata Nicolas saat menjelaskan kronologi.
Petugas medis puskesmas segera memeriksa kondisi jenazah. Hasil pemeriksaan memastikan pemuda tersebut murni wafat karena gantung diri. Tim medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
”Muslim murni tewas gantung diri,” tegas Nicolas merujuk hasil pemeriksaan tim medis.
Polisi hingga kini masih menggali keterangan saksi. Penyidik ingin mengungkap motif pasti dari aksi nekat remaja Jerowaru tewas gantung diri ini. Namun, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan prosedur otopsi.
”Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi,” tutup Nicolas.
(porosLombok)














