PorosLombok.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi meluncurkan program Mudik Gratis NTB Makmur Mendunia 2026 untuk memfasilitasi warga pulang kampung dengan aman serta nyaman, Jumat (6/3/2026).
Layanan transportasi cuma-cuma ini menyasar pemudik tujuan seluruh kabupaten di Pulau Sumbawa serta rute laut menuju Surabaya melalui kerja sama strategis antara pemerintah daerah dengan Kementerian Perhubungan.
Juru Bicara Pemprov NTB Dr. Ahsanul Khalik menegaskan bahwa pendaftaran peserta mulai dibuka pada Senin mendatang secara daring guna memberikan akses yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat di NTB.
“Ayo segera daftar karena kuota terbatas, pendaftaran akan otomatis ditutup jika kuota sudah terpenuhi,” katanya.
Pemerintah menetapkan persyaratan bagi calon peserta mudik meliputi:
- Wajib menyiapkan KTP asli sebagai alat verifikasi utama.
- Mengikuti akun Instagram resmi @dishubntb.
- Melakukan pendaftaran via scan barcode atau tautan Google Form.
- Wajib registrasi ulang pada 13 Maret 2026 di Kantor Dishub NTB.
Selain armada bus darat, tersedia 320 tiket gratis khusus rute penyeberangan laut dari Pelabuhan Gili Mas Lombok menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya guna mengurai kepadatan arus lintas saat lebaran.
Dr. Ahsanul Khalik menjelaskan bahwa penentuan penerima manfaat merupakan wewenang penuh tim seleksi Dinas Perhubungan berdasarkan kelengkapan berkas administrasi dan kecepatan mendaftar para pemohon di sistem.
“Pemerintah daerah menyelenggarakan mudik gratis ini untuk membantu warga pulang kampung dengan standar keselamatan tinggi serta mengurangi beban biaya transportasi ekonomi,” ujarnya.
Masyarakat dapat mengakses informasi bantuan melalui WhatsApp 082135673355 (chat only) atau situs resmi dishub.ntbprov.go.id guna memastikan status keberangkatan yang dijadwalkan serentak pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Integrasi data calon pemudik dilakukan secara transparan untuk menjamin distribusi kuota tepat sasaran serta menghindari praktik percaloan yang dapat merugikan jemaah mudik di wilayah Nusa Tenggara Barat.
“Melalui kolaborasi dengan Kemenhub, kami pastikan ketersediaan armada mencukupi untuk melayani rute Gili Mas menuju Tanjung Perak Surabaya secara gratis bagi warga,” pungkasnya.*
















