PorosLombok.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Rinjani Zein di bawah Yayasan Bina Masyarakat Lombok membagikan uang tunai senilai Rp 50.000 kepada ribuan penerima manfaat program prioritas nasional di Desa Loyok, Kecamatan Sikur pada Rabu (11/3).
Kejutan dana tunai tersebut ditempelkan langsung di dalam wadah bingkisan menu keringan selama bulan suci sebagai bentuk kepedulian nyata dari pengelola dapur terhadap kesejahteraan masyarakat lokal di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok.
“Pembagian uang tunai 50.000 dalam menu MBG di bulan Ramadhan. Ini merupakan arahan dari Mitra dengan tujuan zakat dan sedekah,” ujar Kepala SPPG Rinjani Zein Faisal Hidayatullah.
Faisal menjelaskan bahwa total masyarakat yang beruntung mendapatkan insentif tambahan tersebut mencapai 1.533 orang yang tersebar di berbagai titik distribusi layanan pemenuhan nutrisi wilayah Kabupaten Lombok Timur.
“Penerima manfaat kami saat ini terdiri dari siswa tingkat TK sampai SLTA sebanyak 986 orang dan kelompok kategori B3 mencapai 544 jiwa,” tuturnya.
Manajemen memastikan seluruh kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui mendapatkan porsi yang sama tanpa adanya diskriminasi dalam penyaluran bantuan sosial sukarela dari pihak swasta tersebut.
“Kebutuhan selama Ramadhan apalagi menjelang Lebaran itu kan banyak. Jadi melalui cara ini saya berusaha membantu meringankan beban mereka,” kata Owner SPPG Rinjani Zein Haji Zainuddin.
Pengusaha tembakau sukses asal Dasan Paok tersebut menegaskan aksinya murni sebagai ibadah sedekah tanpa ada tendensi politik tertentu demi meraih simpati massa di lingkungan masyarakat sekitarnya.
“Pemasukan dari sewa dapur MBG yang saya miliki ini akan disisihkan untuk membantu anak yatim, guru ngaji, dan marbot masjid,” jelas Haji Zein.
Pihaknya berencana mengalokasikan keuntungan operasional secara berkelanjutan guna menyokong honor bulanan tenaga pendidik agama tradisional agar ekosistem religius di Desa Loyok tetap tumbuh kuat dan mandiri.
“Kami sangat senang mendapatkan bantuan dari dapur milik Haji Zein. Semoga pengelola dapur lain bisa mencontoh aksi mulia ini,” ungkap Kepala MI NWDI Loyok M. Yunus Hafiz.
Aksi sosial spontan ini memicu reaksi haru sekaligus kegembiraan luar biasa dari para pendidik dan pelajar yang merasa sangat terbantu dengan adanya tambahan biaya untuk memenuhi keperluan harian keluarga,*


















