PDAM Lombok Timur Perbaiki Pipa Jalur BPT Masbagik Layanan Air Tujuh Wilayah Terganggu

Kecamatan Montong Gading resmi gelar seleksi O2SN 2026. Ajang ini fokus menjaring bibit atlet berprestasi pada cabang atletik, pencak silat, dan bulu tangkis.

PorosLombok.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur mengumumkan gangguan distribusi air bersih secara besar-besaran akibat adanya perbaikan mendesak pada pipa jalur utama Masbagik pada Selasa (14/04/2026).

​Langkah perbaikan ini menyasar kebocoran pipa ACP dan PVC berdiameter 6 inci yang berlokasi di jalur BPT Masbagik serta jalur Kotaku NIBAS. Petugas teknis bergerak cepat guna meminimalisir dampak kerugian air yang terus terbuang.

​“Gangguan layanan ini terjadi diakibatkan oleh adanya perbaikan pipa di wilayah Masbagik,” kata Plt Direktur Teknik PDAM Lombok Timur, Dedy Irawan DL., S.T.

​Dedy Irawan menjelaskan pengerjaan teknis tersebut merupakan agenda krusial untuk menjaga stabilitas tekanan air ke rumah pelanggan. Tanpa tindakan cepat, kerusakan pada jaringan pipa transmisi tersebut berisiko memicu kerusakan yang lebih parah.

​Aliran air dipastikan tersendat pada beberapa titik sentral mulai dari wilayah Dasan Lekong, Gelang, hingga Bagek Longgek. Masyarakat di kawasan Muhajirin dan Ahmad Dahlan juga diminta bersiap menghadapi penghentian distribusi sementara waktu.

​Dampak pengerjaan ini meluas hingga ke area perumahan padat penduduk seperti BTN Madani, BTN Aura Sakinah, dan BTN Green Abdul. Selain itu, fasilitas kesehatan di wilayah Rumah Sehat juga masuk dalam daftar lokasi terdampak perbaikan.

Estimasi Normalisasi Distribusi dan Langkah Antisipasi Pelanggan

​“Akibat pekerjaan tersebut, aliran air ke pelanggan tidak dapat berjalan normal untuk sementara waktu,” ujarnya.

​Plt Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, memaparkan bahwa proses pengelasan dan penyambungan pipa diperkirakan memakan waktu satu hari penuh. Tim teknis bekerja secara maraton di lapangan untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur tersebut.

​Tahapan pengisian pipa atau normalisasi memerlukan durasi tambahan sekitar dua hari agar tekanan air sampai ke titik terjauh pelanggan. Manajemen berkomitmen melakukan pengawasan ketat selama proses pengaliran kembali dilakukan.

​“Normalisasi distribusi air kami perkirakan membutuhkan waktu hingga 2 x 24 jam setelah pekerjaan selesai,” jelas Sopyan Hakim.

​Sopyan mengingatkan warga untuk segera menampung air bersih sebelum pengerjaan dimulai guna memenuhi kebutuhan harian keluarga. Persiapan cadangan air sangat penting agar aktivitas rumah tangga tidak lumpuh total selama masa perbaikan.

​“Atas ketidaknyamanan ini, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan terdampak,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU