DPRD Kota Mataram Usulkan Tambah Mobil Operasional Dinas Kesehatan

DPRD Kota Mataram usulkan penambahan mobil operasional bagi Dinkes sebagai apresiasi atas capaian stunting 5,53 persen, jauh melampaui target nasional 2025 sebesar 8,25 persen.

PorosLombok.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram mendorong penambahan fasilitas mobil operasional bagi Dinas Kesehatan sebagai apresiasi atas keberhasilan menekan angka stunting hingga 5,53 persen.

​Pencapaian gemilang tersebut melampaui target yang ditetapkan untuk tahun 2025 sebesar 8,25 persen berdasarkan data Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM). Intervensi pemerintah daerah dinilai berdampak nyata.

​”Saya menilai Dinas Kesehatan bekerja dengan tulus, ikhlas, dan dengan dedikasi yang luar biasa,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram Zia Urrahman usai rapat paripurna, Sabtu (25/04/2026).

​Zia Urrahman menyatakan bahwa angka capaian saat ini merupakan prestasi yang harus disyukuri dan didukung penuh oleh legislatif. Ia menganggap dedikasi tinggi tenaga medis menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.

​Politisi ini mendesak Pemerintah Kota Mataram memberikan perhatian lebih berupa penguatan anggaran fiskal bagi instansi terkait. Langkah ini bertujuan meningkatkan mobilitas tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat di tingkat bawah.

​”Pemerintah kota harus memberikan fasilitas lebih dan anggaran lebih sebagai bentuk penghargaan riil,” tegasnya.

​Usulan penguatan armada berupa mobil pelayanan operasional diharapkan mampu menyemangati unit kerja lainnya agar bekerja maksimal. Pemberian penghargaan nyata dianggap penting untuk menjaga ritme kerja positif di lingkungan pemerintahan.

​Mengenai adanya ketimpangan data di wilayah tertentu seperti Sekarbela, legislatif meminta semua pihak melihat capaian ini secara kolektif. Fokus utama tetap pada penguatan pelayanan yang merata di seluruh Ibu Kota Provinsi NTB.

​”Fokus kita adalah terus menguatkan pelayanan hingga ke tingkat bawah, termasuk dengan tambahan mobil operasional tersebut,” tambahnya.

​Dukungan fasilitas tersebut diharapkan segera terealisasi guna memastikan tren penurunan angka stunting terus berlanjut secara konsisten. Hal ini menjadi momentum krusial bagi daerah untuk benar-benar bebas dari ancaman gangguan pertumbuhan balita.

​Zia Urrahman mengingatkan bahwa keberhasilan Dinas Kesehatan harus menjadi inspirasi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Reward fisik dan anggaran menjadi kunci untuk mempertahankan prestasi gemilang yang sudah diraih saat ini.

​”Ini penting untuk menyemangati dinas lainnya agar bisa bekerja maksimal seperti Dinas Kesehatan,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU