PWI Gandeng Unram Sukseskan Porwada NTB 2026 di Sport Center

PWI NTB menggandeng Unram untuk memusatkan 14 cabang olahraga Porwada NTB 2026 di Sport Center. Kemitraan ini mencakup penyediaan fasilitas lomba hingga program magang mahasiswa.

PorosLombok.com – Jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat mematangkan kesiapan Pekan Olahraga Wartawan Daerah melalui kolaborasi strategis bersama Universitas Mataram, Jumat (29/5/2026).

Langkah taktis ini diambil guna memastikan sarana pertandingan memenuhi standar kelayakan bagi para jurnalis. Panitia membidik pemanfaatan fasilitas olahraga kampus negeri terbesar tersebut demi efisiensi mobilisasi peserta.

“Semua pertandingan Porwada 2026 diharapkan bisa digelar di Unram,” ujar Ketua PWI NTB Ahmad Ikliludin.

Ikliludin menjelaskan bahwa pemusatan lokasi pada satu kawasan terpadu akan menguntungkan manajemen kompetisi. Pihaknya menilai fasilitas olahraga milik kampus tersebut memiliki kualitas mumpuni skala internasional.

Ajang olahraga bergengsi antar-pewarta ini dijadwalkan bakal mempertandingkan 14 cabang olahraga prestasi. Ratusan jurnalis dari berbagai kabupaten dan kota dipastikan ikut ambil bagian dalam perebutan medali.

“Fasilitas ini memudahkan panitia dalam akomodasi peserta,” katanya.

Mantan jurnalis Radar Lombok itu menegaskan pengurus periode baru membutuhkan kerja sama multipihak yang solid. Hubungan baik dengan institusi akademis dinilai menjadi fondasi penting bagi kemajuan organisasi.

Pihak asosiasi pers juga memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dukungan rektorat sejak periode kepemimpinan terdahulu. Sinergi yang telah mengakar kuat tersebut diharapkan terus terjaga secara berkesinambungan.

“Semoga kolaborasi yang terjalin bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa komunitas pers siap mengawal visi transformasi kampus menuju panggung dunia. Publikasi yang masif dan objektif dinilai menjadi kunci utama dalam membangun reputasi lembaga pendidikan nasional.

Manajemen organisasi menyodorkan draf kerja sama konkret berupa penyediaan wadah magang bagi mahasiswa ilmu komunikasi. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis jurnalistik langsung di lapangan.

“Kami menyiapkan sekretariat sebagai lokasi magang mahasiswa,” jelasnya.

Skema kemitraan tersebut juga membuka peluang program beasiswa lanjutan bagi para pelaku pers. Peningkatan kapasitas intelektual jurnalis dianggap mendesak guna menghadapi disrupsi informasi global saat ini.

Respons positif langsung datang dari pimpinan tertinggi kampus yang menyambut baik kehadiran para jurnalis senior. Pihak akademisi menegaskan keterbukaan institusi menjadi syarat mutlak pembangunan peradaban modern.

“Kegiatan Porwada yang digelar PWI NTB siap kami dukung penuh,” kata Rektor Unram Prof Sukardi.

Sukardi menyatakan bahwa ruang interaksi dengan lembaga eksternal akan dibuka selebar-lebarnya demi kemajuan bersama. Pihaknya berkomitmen memfasilitasi kebutuhan logistik kompetisi olahraga secara optimal.

Tantangan media di era digital yang marak diisi oleh akun anonim turut menjadi sorotan utama dalam diskusi. Kampus berharap pers profesional dapat mengambil peran sebagai jangkar kebenaran publik.

“Sekali ada yang salah bisa tersebar dalam hitungan menit,” ujarnya.

Guru Besar Unram itu mengkhawatirkan dampak buruk penyebaran informasi hoaks yang dapat memicu konflik sosial. Oleh karena itu, kehadiran jurnalis kompeten sangat dibutuhkan sebagai penyaring konten negatif.

Data internal menunjukkan mayoritas generasi muda saat ini menyerap informasi harian hanya melalui platform media sosial. Fenomena perubahan perilaku konsumsi media ini memerlukan penanganan edukasi yang serius.

“Kami berharap kawan-kWI NTB menjadi penerang publik,” jelasnya.

Pihak rektorat menawarkan kesempatan bagi praktisi media untuk masuk ke dalam ruang kelas sebagai dosen tamu. Langkah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman regulasi dan kode etik jurnalistik.

Fasilitas laboratorium media kampus juga akan diintegrasikan dengan program pembinaan dari organisasi pers terkait. Pelatihan bersama secara berkala dinilai efektif mencetak konten kreator yang bertanggung jawab.

“Silakan dipergunakan semua fasilitas Sport Center yang dimiliki,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU