NTB Bidik Investasi Strategis melalui Kerja Sama dengan Maroko

Pemprov NTB menjajaki kerja sama investasi dengan Maroko untuk menggenjot sektor pariwisata, energi, pertanian, hingga peternakan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

PorosLombok.com – Pemerintah Provinsi NTB secara serius membidik peluang kerja sama investasi internasional dengan Kerajaan Maroko guna menggenjot sektor ekonomi unggulan daerah melalui pertemuan strategis yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Jumat (17/7/2026).

“Kerja sama internasional harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan daya saing daerah,” ujar Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal.

Langkah diplomasi ini mencakup berbagai sektor krusial, mulai dari bidang perdagangan, pariwisata, energi, hingga pengembangan sumber daya manusia. Pemprov NTB berupaya memastikan setiap kemitraan yang terjalin memberikan dampak signifikan bagi hilirisasi industri dan pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

“NTB merupakan daerah dengan potensi investasi yang besar dan beragam karena memiliki fondasi kuat untuk menjadi tujuan penanaman modal internasional,” katanya.

Gubernur memperkenalkan konsep The Islands of Endless Potentials untuk menarik minat investor asal Maroko agar mau menanamkan modalnya di wilayah ini. Dukungan pertumbuhan ekonomi yang stabil serta posisi strategis NTB sebagai gerbang kawasan timur Indonesia menjadi daya tawar utama.

“Kami menawarkan konsep Road to Quality Tourism yakni pembangunan destinasi wisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memiliki daya saing global,” ujarnya.

Saat ini tercatat ada ratusan desa wisata serta destinasi potensial yang terus dikembangkan oleh pemerintah untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Peningkatan infrastruktur konektivitas penerbangan internasional menjadi salah satu fokus utama guna menunjang arus kunjungan serta investasi hotel berbintang.

“Sektor pertanian adalah kekuatan utama NTB dengan berbagai komoditas unggulan seperti padi, jagung, bawang merah, hingga tembakau yang sangat menjanjikan,” katanya.

Program strategis penanaman satu juta pohon kelapa dan kopi kini tengah dijalankan secara masif untuk mendukung ketahanan pangan serta industri pengolahan. Langkah ini merupakan strategi berkelanjutan agar hasil tani daerah memiliki nilai jual lebih tinggi melalui proses hilirisasi yang modern dan terintegrasi.

“Sektor peternakan kita dikenal sebagai sentra produksi sapi potong nasional dengan peluang investasi besar di bidang pengolahan daging serta susu,” ujarnya.

Proyek strategis Investment Project Ready to Offer (IPRO) di Labangka, Kabupaten Sumbawa, menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mengelola sektor peternakan secara modern. Pemerintah membuka lebar pintu bagi investor yang ingin membangun rumah potong hewan canggih serta fasilitas pembibitan ternak.

“Potensi kelautan dan perikanan mencapai 1,25 juta ton yang menjadi modal penting untuk pengembangan industri hilirisasi hasil laut,” katanya.

Produk ekspor unggulan seperti tuna, udang vaname, dan lobster diharapkan dapat ditingkatkan nilai tambahnya melalui pembangunan fasilitas cold chain di wilayah pesisir. Pemerintah juga memastikan bahwa setiap investasi yang masuk wajib memperhatikan aspek kelestarian lingkungan serta pemberdayaan nelayan lokal setempat.

“NTB memiliki potensi Energi Baru Terbarukan yang sangat besar seperti surya, angin, air, biomassa, hingga sumber daya panas bumi,” ujarnya.

Sedikitnya ada 15 bendungan besar yang siap dikembangkan menjadi pembangkit listrik tenaga surya terapung guna mendukung operasional industri hijau di daerah. Selain energi bersih, kekayaan mineral strategis seperti emas, tembaga, dan perak tetap menjadi magnet utama bagi para investor global.

“Kami menawarkan sejumlah proyek siap investasi di kawasan Mandalika dengan nilai mencapai Rp1,61 triliun yang telah didukung kemudahan perizinan,” katanya.

Seluruh proyek ini telah disiapkan infrastrukturnya dengan matang untuk memastikan investor mendapatkan kepastian hukum serta prospek keuntungan yang sangat menjanjikan. Pemerintah daerah berkomitmen penuh menjaga iklim investasi tetap kondusif, transparan, dan kompetitif bagi setiap mitra yang bersedia bergabung.

“diplomasi ini bertujuan mempercepat transformasi ekonomi daerah demi mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU