Bersama “Bang Ayi” Ikhtiar Wujudkan Rasa Keadilan dan Kesejahteraan di NTB

LOTIM – PorosLombok.com | Riuhnya pesta demokrasi menjelang 2024 kian terasa. Bahkan seluruh Partai Politik (Parpol) sudah mendaftarkan seluruh bakal calon legislatif (Bacaleg) di KPU.

Sederet wajah lama masih mendominasi daftar bakal calon. Namun tak sedikit pula pendatang baru ikut meramaikan bursa calon legislatif pada Pileg mendatang.

Bagi masyarakat pemilik hak suara, tidak terlalu mendikotomi (membedakan) antara wajah lama, maupun pendatang baru. Bagi mereka, yang terpenting adalah memilih calon yang berintegritas.

Salah satu persoalan yang masih menjadi sorotan masyarakat adalah tentang keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, khususnya NTB, selama ini hanya sekadar slogan semata.

Karenanya, rakyat sebagai pemilik kekuasaan tertinggi, kata Calon Anggota Legislatif (Caleg) NTB Dapil 4 dari Partai PBB, Harisma Aly Satria, harusnya mendapat perlakuan seperti yang diamanahkan oleh Undang-Undang.

Harisma Aly Satria (Bang Ayi Sukiman)

Hal itu, kata dia, tidak saja sekadar menjalankan amanat Undang-Undang, tetapi juga sebagai kewajiban moral setiap wakil rakyat sekaligus untuk mengangkat kembali kepercayaan rakyat yang mulai terkikis.

“Rasa Keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat NTB, khususnya dapil 4 harus maksimal kita wujudkan, kalau dinasibkan terpilih oleh rakyat,” ucap pria yang karib disapa Bang Ayi Sukiman itu di Selong, Sabtu (27/5/23).

Selama ini keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat NTB, khususnya dapil 4, yang meliputi Kecamatan  Terara, Montong Gading, Sikur, Sakbar, Sakti, Sakra, Jerowaru dan Keruak kata dia, mulai bergerak sejak Lombok Timur dikomandoi oleh ayahandanya, Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy.

Pergerakan ke arah kesejahteraan rakyat, baginya, harus tetap dinamis dan berkelanjutan.

Inilah yang menjadi motivasi putra kedua Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy ini untuk mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif Provinsi NTB dari Partai Bulan Bintang (PBB).

Rasa adil dan peningkatan kesejahteraan bagi rakyat, sebutnya, adalah hak bagi setiap individu rakyat.

Jika diamanahkan oleh rakyat untuk mewakilinya di Gedung DPRD NTB, dirinya berkomitmen mendedikasikan diri untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Terutama meneruskan program kerakyatan yang dirintis oleh Bupati Lotim, H. Sukiman Azmy,” katanya.

Bahkan, kata Bang Ayi, dirinya rela meninggalkan pekerjaannya yang ada di Jakarta, meski dengan jabatan serta gaji yang tinggi. Hal itu menjadi gambaran jika dirinya memilih jalan pengabdian bagi orang banyak.

Artinya, kata dia, kalau untuk mencari kehidupan, dengan pekerjaan dan gaji yang didapat sewaktu kerja di Jakarta, cukup untuk menghidupi keluarganya.

“Tetapi ada yang lebih penting dan bermanfaat, dengan menjadi wakil rakyat, untuk meneruskan perintis perubahan kehidupan rakyat ke arah lebih baik,” tukasnya.

Saat yang sama, pria yang identik dengan sikapnya yang humble (sederhana dan rendah hati) itu, tetap menyerahkan segala ikhtiar kepada sang pemilik segala ketentuan, yakni Allah SWT.

Editor: anas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU