Lalu Putra mengatakan, bahwa saat ini seluruh camat sedang menunggu edaran dari pihak kabupaten khususnya dari Tim Gugus Tugas, Jadi dirinya belum bisa memastikan boleh tidaknya masyarakat mengadakan hal tersebut.
“Ya kita tunggu saja gimana-gimananya, nanti kita informasikan melalui kepala desa,” katanya.
Seandainya dibolehkan mengadakan acara pada malam takbiran nanti sambungnya, mungkin pihaknya akan tetap melakukan pengawalan bersama Forkopincam untuk menjaga kondusifitas dan memastikan Prokes tatap dipatuhi oleh masyarakat.
“Nanti kita akan koordinasi dengan pihak TNI/POlRI karena pada malam takbiran tersebut rawan terjadi keributan,” ujarnya.
Lalu Putra berharap masyarakat tetap tenang sambil menunggu edaran dari kabupaten dan ia mengajak masyarakat, khususnya yang ada di Kecamatan Sikur untuk bersama-sama menjaga keamanan di bulan Ramadhan ini.
“Semoga di bulan Ramadhan ini tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan agar masyarakat bisa tenang untuk melakukan ibadah setiap harinya,” pungkasnya
(Arul /Poroslombok)
















