PorosLombok.com – Para pedagang hewan kurban di wilayah Sekarteja dan Selong mulai menjamur di pinggir jalan raya untuk menjajakan ternak mereka menjelang Hari Raya Iduladha yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei mendatang, Sabtu (16/5/2026).
Kehadiran puluhan lapak musiman tersebut menjadi penanda tingginya aktivitas transaksi perdagangan ternak musiman di Kabupaten Lombok Timur. Mayoritas komoditas yang mendominasi pasar saat ini adalah jenis kambing lokal.
”Harga kambing tahun ini mengalami kenaikan sekitar Rp200.000 hingga Rp250.000 per ekor jika dibandingkan musim lalu,” ujar salah seorang pedagang Makrif
Makrif memaparkan bahwa lonjakan nilai jual tersebut dipicu oleh makin sulitnya mendapatkan pasokan ternak dari tingkat peternakan rakyat. Minimnya ketersediaan barang membuat persaingan berburu pasokan berjalan ketat.
“Pedagang memastikan seluruh kambing yang dijual berada dalam kondisi sehat dan bebas dari segala macam bentuk cacat fisik,” katanya.
Para pelaku usaha menerapkan standar kelayakan medis yang tinggi demi menjaga kepercayaan konsumen Muslim yang ingin melaksanakan ibadah. Pemeriksaan fisik luar dilakukan secara berkala sebelum ternak dipajang di area lapak.
Syarat sah minimal usia hewan potong juga menjadi perhatian utama, yakni minimal telah menginjak umur satu tahun atau memasuki tahun kedua. Hal ini dibuktikan melalui tanda alamiah berupa adanya pergantian gigi seri.
“Harga satu ekor kambing ditawarkan bervariasi mulai dari nominal Rp2,5 juta dengan bobot hidup berkisar pada angka 16 kilogram,” jelasnya.
Nilai tebusan tertinggi di lapak pinggir jalan ini dapat menembus angka di atas Rp6 juta per ekor. Patokan harga premium tersebut berlaku untuk ternak kelas super dengan berat badan hidup mencapai lebih dari setengah kuintal.
Fasilitas tambahan kini turut disediakan untuk mempermudah konsumen, mulai dari penyediaan jasa penyembelihan terpadu hingga pembersihan bagian jeroan ternak. Konsumen tidak perlu lagi repot mengurus proses pascapemotongan.
Layanan kurir ekspedisi khusus juga disiapkan pihak pengelola lapak untuk mengantarkan daging atau hewan utuh langsung menuju alamat pembeli. Seluruh paket distribusi dipastikan tiba dalam kondisi bersih dan higienis.
“Kami memberikan paket pelayanan lengkap agar masyarakat bisa langsung menerima komoditas kurban dalam kondisi siap saji,” pungkasnya.*


















