close
27.2 C
Jakarta
Rabu, Februari 11, 2026

Catat! Mulai Sabtu 17 Mei 2025 Perpustakaan Lotim Buka Layanan 6 Hari

Lombok Timur, PorosLombok.com – Gebrakan langsung ditunjukkan Dr. H. Mugni, M.Pd. tak lama setelah dipercaya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Lombok Timur.

Baru seminggu duduk di kursi jabatan, Mugni langsung meluncurkan layanan perpustakaan enam hari kerja, termasuk di hari Sabtu.

“Bekerjalah seolah-olah Anda akan selamanya di sini,” kata Mugni saat meresmikan layanan tersebut, Sabtu (17/5/2025).

Menurut dia, prinsip itu penting agar pegawai mencintai pekerjaannya dan bisa mengerahkan kemampuan terbaik untuk pelayanan publik.

“Dengan prinsip itu, kita bisa bekerja total demi kemajuan dinas dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Mugni menilai, tingginya kunjungan masyarakat ke perpustakaan menjadi indikator keberhasilan layanan. Maka itu, jam operasional harus fleksibel, ruang baca nyaman, dan koleksi buku diperbanyak.

“Banyak warga ingin ke perpustakaan tapi terhalang jam kerja. Maka sejak 7 Mei, kami ambil kebijakan agar perpustakaan tetap buka di hari libur ASN,” jelasnya.

Sistem kerja yang diterapkan, enam hari layanan untuk perpustakaan, lima hari kerja untuk ASN. Pegawai yang masuk di hari Sabtu diberi jatah libur di hari lain, kecuali Senin.

Soal teknis, diatur langsung oleh Bidang Layanan. Sementara jam operasional di hari Sabtu dimulai pukul 08.00 hingga 16.30 Wita.

Pantauan media ini di hari pertama layanan Sabtu, sudah terlihat beberapa pengunjung datang. Mereka dari kalangan pelajar, mahasiswa hingga anak-anak. Petugas perpustakaan pun sudah siaga sejak pukul 07.30 Wita.

Mugni berharap kebijakan ini bisa segera diketahui masyarakat luas agar kunjungan di hari Sabtu meningkat.

“Harapan kami, Sabtu bisa jadi alternatif bagi masyarakat yang sibuk di hari kerja. Minimal, pengunjungnya sama banyak dengan hari biasa,” ujarnya.

Di akhir acara, Mugni sempat melontarkan satu kalimat yang cukup menarik: “Perpus: Membaca untuk lebih bijaksana.” Saat ditanya apakah itu slogan baru DPKD, ia hanya tersenyum.

Sebagai informasi, saat menjabat Kadis Pariwisata, Mugni pernah mencetuskan slogan PGS (Pesona Gumi Selaparang). Sementara di BKPSDM, ia memperkenalkan nilai ASN: MANTAP (Melayani, Akomodatif, Netral, Taat, Amanah, Profesional).

(anas/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

TERPOPULER

PILIHAN EDITOR