Desa Rumbuk Timur Gelar Sosialisasi Pencegahan Covid-19, Unsur Pemuda Mendominasi

LOTIM, Poroslombok.com – Kembali merebaknya pandemi covid-19 menjadi perhatian serius seluruh jajaran pemerintah, mulai dari pemerintah pusat hingga pada tataran pemerintahan desa. Hal itu terlihat dari acara sosialisasi pencegahan covid-19 yang dilaksanakan oleh Desa Rumbuk Timur, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur pada sabtu malam (10/07/21), di Masjid Attaqwa Seran.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Rumbuk Timur Salahudin, Kepala Wilayah (Kawil) se-Desa Rumbuk Timur, perwakilan dari Puskesmas Sakra selaku narasumber, Toga, Toma, Tokoh Pemuda serta lima puluhan peserta sosialisasi dari unsur masyarakat Desa Rumbuk Timur yang didominasi oleh unsur pemuda. Acara tersebut juga dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kepala Desa Rumbuk Timur, Salahudin, dalam sambutannya menekankan tentang pentingnya masyarakat memahami apa itu covid-19 dan cara pencegahannya. Ia menyebut, bahwa belakangan menyebar issue-issue yang kurang pas ditengah-tengah masyarakat terkait vaksin yang bisa berdampak ini dan itu.

“Itulah sebabnya kita adakan acara sosialisasi ini, supaya masyarakat mendapatkan informasi yang benar, dan dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, harapan kita juga agar masyarakat tidak cemas dan tidak takut ketika hendak di vaksin,”ujar Salahudin.

Selain tujuan tersebut, Salahudin, juga menyampaikan terkait tempat vaksinasi yang sudah disepakati yang sekaligus menjadi himbauan Bupati, bahwasanya untuk pelaksanaan vaksinasi di tingkat Kabupaten dilaksanakan di pendopo Bupati. Untuk tingkat Kecamatan dilaksanakan di Kantor Kecamatan, dan untuk tingkat Desa bersifat kondisional, yakni bisa di sekolah maupun di tempat posyandu.

Sementara itu, Badri, SKM, perwakilan dari Puskesmas Sakra menyampaikan, terkait covid-19 dirinya meyakini bahwa masyarakat sudah memahami tentang penyakit menular yang berasal dari negeri tirai bambu (china) tersebut. Oleh karena itu dirinya hanya mencoba mereview kembali tentang covid-19, cara penularan, gejala dan cara pencegahannya.

Badri menekankan pentingnya untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) dengan tetap melakukan 6M. Sebab menurut dia, bahwa dengan menerapkan 6M maka akan dapat meminimalisir penyebaran corona virus covid-19.

Pada kesempatan ini, Badri juga menyampaikan, agar masyarakat tidak perlu takut dan cemas untuk di vaksinasi. Karna menurut dia sejauh ini dirinya belum pernah menemukan kasus orang yang divaksin mengalami sesuatu yang buruk. Bahkan dia juga mencontohkan “Misalnya, seperti bayi baru lahir yang divaksin di posyandu, seperti vaksin polio dan lain-lain, akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik sehingga jarang sakit,”papar Badri menjelaskan.

Ia juga menjelaskan, dimana seseorang yang sudah divaksin tidak akan menjamin bahwa orang tersebut akan terhindar dari virus covid-19. Tetapi menurut dia, bahwa setiap yang sudah divaksin tidak akan sampai mengalami dampak yang serius, dikarenakan yang bersangkutan sudah memiliki sistem kekebalan yang kuat terhadap virus.

Badri juga menyampaikan, bahwa sejauh ini animo masyarakat di wilayah Kecamatan Sakra untuk divaksinasi cukup tinggi. “Alhamdulillah antusiasme masyarakat di Kecamatan Sakra sangat tinggi. Mungkin karna itulah kita mendapatkan jumlah yang paling banyak dibandingkan dengan kecamatan lain, yakni kemarin kita mendapatkan 32 vial (botol),”demikian disampaikan Badri.(NS-PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU