LOMBOK TENGAH – PorosLombok.com | Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng) telah menggelar bazar murah yang bertajuk “Khazanah Ramadhan Mandalika 2023”.
Acara tersebut berlangsung selama 6 hari, terhitung dimulai pada tangga 2-7 April 2023 mendatang, berlokasi di Alun-alun Tastura Praya.
Acara ini dimaksudkan Pemda Loteng demi untuk meringankan beban masyarakat yerhadap kebutuhan pokok selama Ramadhan 1444 hijriah ini.
Terdapat puluhan stand dari berbagai UMKM dan stand dari pemerintah kabupaten Lombok Tengah yang meramaikan kegiatan ini.
Salah satunya adalah stand dari Dinas pertanian Lombok Tengah yang menjual berbagai bahan pokok (bapok).
Menjawab media ini, Taufikurrahman Pua Note dari pihak Dinas Pertanian Lombok Tengah menyebutkan, bahan pokok yang diperjualkan pihaknya dijual dengan harga miring.
Dimana dinas pertanian Lombok Tengah memberikan diskon harga hingga 30 persen untuk semua harga.
“Jika pengunjung membeli telur maka akan diberikan secara gratis kacang panjang dan jika beli tomat maka akan gratis mentimun. Dan kita juga memberikan harga yang murah yaitu harga petani,” jelas pria yang akrab disapa Arman ini, Selasa (4/4/2023).
Terdapat berbagai bahan pokok yang dijual yaitu telur, cabai, tomat, bawang, dan lain sebagainya.
“Kami juga memberikan bonus dimana setiap pengunjung yang membeli bahan pokok tersebut diberikan bonus berupa kacang panjang dan juga mentimun,” bebernya.
Lebih lanjut Taufikurrahman mengungkapkan, ada tujuan dinas pertanian Lombok Tengah ikut pasar murah ini salah satunya ada membantu membantu untuk mengurangi gejolak inflasi.
Oleh karenanya dinas pertanian hanya menyediakan komoditas strategis saja mulai dari telur hingga cabai yang cukup viral akhir-akhir ini.
Selanjutnya, dinas pertanian juga mendorong pasar-pasar untuk petani lokal yang dimana semua produk itu dari beberapa kecamatan se-Lombok Tengah.
“Kita akan mempersiapkan untuk lima hari ke depan berbagai komoditas ini. Pada hari pertama ini dari komoditas petani jurang jaler, batukliang dan lain-lain,” tutupnya.
(Yami Ulandari/PL)
















