Disnakertrans Lombok Timur Salurkan Bantuan Percepat Penanganan Stunting di Kecamatan Sakra

 

LOTIM – PorosLombok.com | Pemerintah daerah (Pemda) Lombok Timur secara intens melakukan intervensi terhadap persoalan stunting di daerah ini dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Timur, pun ikut ambil bagian dalam program kemanusiaan tersebut dengan mengambil 6 (enam) desa binaan di wilayah Kecamatan Sakra.

Enam Desa tersebut diantaranya adalah Desa Suwangi, Suwangi Timur, Sakra, Sakra Selatan, Peresak, dan Desa Kabar. Enam desa lainnya menjadi wilayah binaan Sekwan Lombok Timur.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur M. Hairi dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan berupa telur di Aula kantor Camat Sakra mengatakan, pihaknya terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam penanganan stunting.

“Kami mendapatkan jatah untuk ikut memberantas stunting di Lombok Timur. Karna sifatnya konvergensi, maka kita bersama-sama bergotong royong memberantas stunting ini,” kata Hairi, Senin (5/6).

Adapun bantuan telur sebanyak 37 trai, tutur dia, berasal dari urunan rekan-rekan Darma Wanita Disnakertrans. Jumlah tersebut tidaklah seberapa. Akan tetapi, sambung dia, yang harus dilihat adalah keikhlasan semua pihak yang ingin melihat anak-anak sebagai generasi penerus, terbebas dari masalah stunting.

Ia menambahkan, pemberian bantuan telur tersebut sebagai langkah awal yang nantinya jika memungkinkan akan dilanjutkan dengan bantuan berikutnya. Dirinya berharap, bantuan tersebut bisa mengatasi masalah stunting, khususnya di Kecamatan Sakra.

Sebab, salah satu penyebab stunting adalah ibu atau keluarga bayi tidak memiliki akses terhadap makanan sehat dan bergizi seperti makanan berprotein tinggi, sehingga menyebabkan sang buah hati turut kekurangan nutrisi.

Selain itu, rendahnya asupan vitamin dan mineral yang dikonsumsi ibu juga ikut memengaruhi kondisi malnutrisi janin, semasa mengandung. Selain tentu terdapat penyebab lainnya.

“Kita berharap, mudah-mudahan 37 trai telur ini bisa mengurangi stunting di enam desa ini. Kita berharap mudah-mudahan ini awal yang baik, dan semoga selanjutnya bisa kita laksanakan lagi,” tutupnya.

Di tempat sama, Camat Sakra Baiq Negara Warti mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan bantuan semua pihak untuk ikut serta dalam menangani masalah stunting di daerah ini.

Pemerintah kecamatan sendiri, kata dia, terus berkoordinasi dengan semua pihak dalam mengatasi masalah stunting, termasuk dalam waktu dekat kepala biro pemerintahan Provinsi NTB akan berkunjung ke Kecamatan Sakra.

Di kecamatan Sakra sendiri, sebut dia, Desa yang paling tinggi jumlah penderita stunting-nya adalah Desa Sakra Selatan, tetapi jumlahnya terus menurun. Ia berharap, dengan kerjasama semua pihak masalah stunting bisa lebih cepat teratasi.

“Masalah stunting ini masalah krusial yang termasuk menjadi persoalan secara nasional. Kita berharap semoga bisa cepat teratasi,” pungkasnya.

Hadir pada acara tersebut, Kepala Disnakertrans Lombok Timur dan Sekretaris Disnakertrasns bersama anggota Darma Wanita, Camat Sakra bersama Sekretaris Kecamatan, dan enam Kepala Desa.

(PL/anas)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU