FJLT Akan Gelar Mubes Ke-2 Bertempat di BPVP Lombok Timur

PorosLombok.com, LOTIM –

Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT) akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) di usianya yang ke-2 tahun, dengan mengangkat tema “Jurnalis Profesional di Era Digital”. Kegiatan Mubes ini nantinya akan digelar dua hari, yakni dari tanggal 5 – 6 November 2022 .

Fatih Kudus Jaelani kepada selaku Ketua panitia Mubes mengungkapkan, Mubes sendiri niatannya di lakukan selain pemilihan Ketua dan Wakil Ketua, juga agar para wartawan memiliki ruang bersama dalam menjalin silaturrahmi, dan penguatan kapasitas menuju profesionalisme, sesuai dengan tema yang di angkat.

“Di mubes FJLT ke dua ini, tema ini sebagai penegas keberadaan FJLT di Lombok Timur. Kita ingin menguatkan peran FJLT, selain wadah silaturrahmi juga sebagai penguat kapasitas jurnalis profesional,” ucapnya.

Lebih lanjut Fatih mengatakan, dewasa ini profesionalitas jurnalis mulai di pertanyakan di era digital sekarang ini. Sebabnya adalah, saat ini menjamurnya media menyebabkan tenaga profesi yang bernama jurnalis seringkali tidak di barengi dengan skill yang harus di miliki.

“Sekarang banyak media, namun saking banyaknya seringkali tidak selektif dalam menentukan siapa yang akan mengemban amanah, karena memang siapapun bisa dengan mudah menjadi jurnalis,” katanya.

“Oleh karenanya, FJLT ingin menguatkan jurnalis agar kita bersama menjadi jurnalis profesional. Sehingga marwah profesi kita bisa terjaga di hati masyarakat dan pemerintah pada umumnya,” lanjutnya.

Kegiatan Mubes nantinya akan di gelar dua hari, pada tanggal 5 dan 6 november, terpusat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Lombok Timur yang berlokasi di Desa Lenek, Lombok Timur.

Adapun rangkaian kegiatan nantinya di hari pertama akan ada pojok jurnalis dengan diskusi bertema “Marwah Jurnalis Lombok Timur di Mata Narasumber”

Narasumbernya sendiri akan ada dari Pemda, perwakilan jurnalis, dan juga lembaga sosial masyarakat. Di hari yang sama sore harinya akan ada diskusi ke dua, tentang peran jurnalis dalam mengembangkan pendidikan vokasi dan produktifitas di Lombok Timur.

Diskusi tesebut dilakukan kaitannya sebagai upaya jurnalis dalam menjembatani pemerintah dalam menginformasikan pelatihan, dan juga jembatan masyarakat dalam mencari informasi mengenai lapangan pekerjaan.

“Dikarenakan memang masih banyak masyarakat yang ada di Lombok Timur yang masih belum mengetahui sumber-sumber pekerjaan,” ungkapnya.

Kemudian minggu harinya akan di lanjutkan Mubes yang di rangkai dengan pemilihan ketua dan wakil ketua FJLT yang baru.

(Red)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU