Gubernur NTB Ungkap 4 Gebrakan Baru di MotoGP Mandalika 2025

(PorosLombok.com) – Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menekankan gelaran MotoGP Mandalika 2025 akan tampil berbeda dari sebelumnya. Ia menyebut, ada empat gebrakan yang bukan hanya mendukung balapan, tapi juga mengangkat nilai budaya, ekonomi, dan pariwisata.

“Menurut saya ada beberapa hal penting di MotoGP kali ini yang perlu diramaikan di ruang publik, tapi tampaknya belum banyak yang mengangkat,” ujar Iqbal, Senin (29/9).

Inovasi pertama menyentuh sektor usaha mikro kecil. Pemerintah memperluas area UMKM hingga 15 ribu meter persegi agar lebih banyak produk lokal bisa menjangkau wisatawan.

“Dengan area sebesar ini, pelaku UMKM punya kesempatan lebih luas untuk memamerkan karya mereka ke pasar internasional,” kata Iqbal.

Selain ekonomi, ruang pamer MotoGP juga disulap menjadi Lombok-Sumbawa Museum of Civilization. Galeri ini menampilkan koleksi budaya, sejarah, hingga artefak penting yang mencerminkan peradaban lokal.

“Ini bukan sekadar ajang balap motor, tapi juga ruang edukasi dan promosi budaya kita,” jelasnya.

Gebrakan berikutnya adalah prosesi adat Betabeq atau permisi. Untuk pertama kalinya, MotoGP diawali dengan ritual yang menghadirkan tokoh agama dan masyarakat lingkar Mandalika.

“Kita ingin MotoGP ini bukan hanya milik penyelenggara, tapi juga milik masyarakat NTB. Betabeq ini simbol penghormatan dan kebersamaan,” tegas Iqbal.

Inovasi terakhir adalah pengoperasian dermaga baru lengkap dengan layanan kapal cepat rute Sanur–Nusa Penida–Mandalika. Akses laut ini diproyeksikan memudahkan penonton sekaligus memperkuat konektivitas pariwisata.

“Konektivitas ini akan memperkuat daya tarik NTB sebagai destinasi wisata olahraga dunia,” tandasnya.

(Redaksi/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU