LOTIM – Poroslombok.com | UPT Dinas Dikbud kecamatan Montong Gading menggelar Acara Pelepasan 16 Orang Guru Purna Tugas / Pensiun pada tahun 2022. Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu 14 Januari 2023 bertempat di SDN 3 Montong Betok.
Hadir dalam acara tersebut yaitu Kadis Dikbud, Kabid SMP, Kasi PK, Camat Montong Gading, Kepala Sekolah Dasar dan semua guru PNS dan PPPK yang ada di kecamatan Montong Gading.
Ketua Panitia, H. Sahabudin, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun 2022 lalu, ada 16 orang guru yang purna tugas dan acara pelepasannya baru bisa di adakan saat ini.
Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2023 akan ada dua orang pengawas di Montong Gading yang akan pensiun, salah satunya adalah dirinya.
Ketua Panitia, H. Sahabudin yang juga seorang Pengawas pembina SD di kecamatan Montong Gading ini, tak lupa menyampaikan ucapan selamat memasuki masa purna tugas / pensiun kepada guru yang pensiun tahun 2022, semoga masa pensiun ini dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagian dan suka cita.
Selanjutnya atas nama UPT Dinas Dikbud beliau menyampaikan penghargaan yang setinggi – tingginya dan terima kasih sebanyak-banyaknya, atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan selama ini, dalam menjalankan tugas-tugas dalam mencerdaskan generasi – generasi penerus bangsa.
Sementara itu Kanit UPT Dinas Dikbud kecamatan Montong Gading, H. Mas’ad menyampaikan ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdian para guru yang baru saja memasuki masa pensiun.
“Terima kasih atas pengabdian bapak ibu guru selama ini, selamat kembali kumpul dengan keluarga tentunya seluruh pemikiran dan pengabdian yang sudah bapak ibu berikan sangat bernilai. Mudah mudahan Allah membalas segala jasa pengabdian bapak ibu guru” ucapnya.
Pada kesempatan ini pula, H. Mas’ad mengingatkan kepada semua guru yang hadir bahwa dalam waktu dekat akan ada program yang harus dituntaskan yaitu bimtek IKM, aplikasi Arkas, dan Raport Mutu Pendidikan.
“Ini sedang dipersiapkan jadwal dan lainnya untuk pelaksanaan bimtek, yang mana nantinya akan melibatkan semua kepsek dan satu orang guru, bendahara dan operator” ucapnya.
Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, Izzudin, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan
bahwa menjadi seorang guru patut disyukuri karena anugerah sebagai tenaga pendidik / guru adalah merupakan profesi yang sangat agung.
Pada dasarnya ungkap Izzudin, profesi guru ini diwariskan oleh seluruh ambiya’ para nabi dan rasul. Seluruh nabi dan rasul adalah guru dan guru terbaik ummat adalah Rasulullah S.A.W.
“Bukan hanya orang muslim yang mengakui kesuksesan nabi Muhammad S.A.W. sebagai guru, akan tetapi orang non muslim pun mengakui” tuturnya.
Menjadi guru merupakan tugas yang mulia, karena sebagian besar hidupnya diabdikan untuk mendidik dan mencerdaskan generasi bangsa.
“Sekian tahun bapak ibu mendidik, mengajar, mengarahkan para siswa, sungguh ini kemuliaan yang sangat luar biasa” ucapnya.
Izzudin menambahkan, ada tiga hal prinsip dalam hidup ini apapun profesi seseorang.
Ketiga prinsip ini yakni ketika diberikan amanah maka luruskan luruskan niat, laksanakan tugas dengan sungguh – sungguh dan jangan lupa berdoa.
“Menjadi guru ini kita mengangkat kebodohan pada diri anak – anak kita, membangun akhlak yang mulia dan menanamkan ilmu – ilmu yang bermanfaat, inilah tiga niat kita menjadi pendidik” ucapnya.
( PL, Erwin )
















