Harga Gabah Tingkat Petani di Lotim Kembali Anjlok

PorosLombok.com, Lotim –

Harga jual gabah di tingkat petani cukup tinggi pekan lalu, yakni di kisaran Rp 5000-5500 ribu perkilogramnya, sehingga petani masih bisa tersenyum. Tingginya harga gabah pada pekan-pekan sebelumnya karena panen gabah yang masih kurang.

Akan tetapi, meskipun belum memasuki panen raya, sebagian kecamatan di wilayah Lombok Timur, seperti kecamatan Sakra dan Sikur, telah mulai panen gabah secara serempak. Hal itu yang menyebabkan harga gabah ditingkat petani di Lombok Timur anjlok.

Anjloknya harga tersebut tentunya membuat petani harus gigit jari, karena harga jual gabah merosot rendah sehingga tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Salah seorang petani di desa Kabar Kecamatan Sakra, Salamuddin menuturkan, Harga jual gabah ditingkat petani saat ini turun lebih dari 30 persen. Sebelumnya harga gabah Rp 5000 ribu perkilogram, turun sebesar Rp 1.750 ribu perkilogram, menjadi Rp 3.750 ribu  perkilogramnya.

Dijelaskan Salam, lima hari sebelumnya harga juga sudah turun tapi tidak terlalu rendah yaitu sekitar Rp 200.  Sebelum panen dirinya sudah sepakat harga dengan pengusaha gabah seharga Rp 4.800 perkilogram, tetapi secara tiba-tiba menurunkan harga beli di harga Rp 3.750 perkilogram.

“Lima hari lalu,  saya sudah sepakat harga Rp 4800 perkilogram, tetapi pengusahanya bilang harga gabah sudah turun dan meminta ulang kesepakatan harga dengan tawaran harga Rp 3.750,” tutur Salam Jumat (24/02).

Turunnya harga gabah tersebut juga menurut Pengusaha gabah Kusriadi Ali disebabkan oleh panen gabah yang melimpah. harga gabah turun karena saat ini sudah banyak petani yang panen.

Diakuinya sebelumnya harga gabah tinggi karena gabah yang sulit didapatkan, sehingga menyebabkan harga beras juga naik. Tetapi saat ini kondisinya sudah berbeda, setelah petani banyak yang panen, berdampak pada turunnya harga beras.

“Kita terpaksa menurunkan harga beli, karena harga beras yang telah turun,” ucapnya.

Lanjut Kusriadi Ali, harga gabah diperkirakan akan terus mengalami penurunan, karena akan segera memasuki panen raya gabah. Yang diperkirakan pada awal maret mendatang. Saat ini Di Wilayah Lotim hanya dua kecamatan yang telah mulai panen gabah, yaitu kecamatan Sakra dan Sikur. Kecamatan lain akan menyusul  secara bertahap.

“Kalo sudah bagian selatan Lotim dan Lombok Tengah sudah mulai panen secara serempak bisa dipastikan harga gabah akan turun seperti pada tahun tahun sebelumnya, yaitu di harga Rp. 3000-3500 perkilogramnya, nah saat itu beras premium dijual dengan harga R,p 8000-8500 perkilogram” pungkas Kusriadi.

(arul/ PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU