Impian Memiliki Rumah Layak Huni Terwujud, Papuq Sedah: Terimakasih Miq Iqbal

(PorosLombok.com) – Papuq Sedah (90) warga Gubuk Kepah Dusun Anjani Barat, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagia saat menerima kunci rumah secara langsung dari ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung, Jum’at (28/11) kemarin.

Betapa tidak, nenek tua yang hidup sebatang kara ini selama puluhan tahun tinggal di gubuk reot. Nenek tanpa suami dan tanpa anak itu dalam kesehariannya hanya bekerja sebagai pencari kayu bakar di area bantaran kokoq belimbing (sungai-red).

Jika dalam kondisi sehat, sang nenek memaksakan diri untuk bekerja menjadi buruh tembakau. Hal itu dia lakukan demi untuk bisa bertahan hidup. Padahal seharusnya di usianya yang sudah senja itu, ia harus banyak beristirahat.

Kini, impiannya untuk memiliki tempat tinggal yang layak sudah terwujud berkat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui program Mahyani.

Qurratul Aini, seorang fasilitator yang kebetulan masih kerabatnya Papuq Sedah menuturkan, dia (Papuq Sedah-red) merasa bersyukur dan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS NTB, wabil khusus kepada gubernur NTB dan ketua BAZNAS yang kebetulan memiliki nama yang sama.

“Beliau sangat bersyukur dan sangat berterimakasih kepada BAZNAS NTB dan Miq Iqbal. Karna dengan bantuan itu beliau sekarang bisa tidur tenang dan nyaman tanpa takut kehujanan,” tutur Qurratul Aini.

Lebih lanjut Qurratul Aini mengungkapkan bahwa saat ini Papuq Sedah diliputi rasa bahagia yang tidak terhingga. Perasaan bahagia itu diekspresikan dengan sikap, karena dia (Papuq Sedah) tidak sanggup mengeluarkan kata-kata.

“Saking bahagianya, setiap kali bertemu dengan saya, dia (Papuq Sedah) langsung memeluk saya,” ucapnya mengisahkan.

Mewakili Papuq Sedah, Qurratul Aini berharap uluran tangan para dermawan atau lembaga pemerintah lainnya. Sebab, Papuq Sedah juga membutuhkan bantuan untuk makan sehari-hari.

“Selain rumah, Papuq Sedah juga membutuhkan bantuan untuk makan sehari-hari. Karna beliau tidak punya anak dan suami,” tutupnya penuh harap.

(Anas/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU