LOTIM – Poroslombok.com | Amaq Muin ( 90 tahun ) warga dusun Dengkur Desa Pejaring Kecamatan Sakra Barat ditemukan meninggal dunia di Aliran Sungai Cangkrung Dusun Palung Desa Suangi Kecamatan Sakra.
Menurut keterangan saksi, Jinah ( 43 tahun), pada Kamis (12/1/23) sekitar pukul 12:00 Wita, saksi melihat korban berjalan di pinggir sungai dan sempat ditegur oleh saksi agar jangan lewat di sana takutnya nanti terjatuh.
Berselang beberapa menit kemudian, saksi mendengar suara benda jatuh dan sempat berlari ke lokasi yang jaraknya sekitar 25 meter dari tempatnya berada.
Kemudian ia melihat korban sudah masuk tercebur kedalam arus aliran sungai yang deras. Sontak Jihan berteriak meminta bantuan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat banyak datang ke lokasi untuk mencari keberadaan korban.
Korban yang terlihat berada pada pusaran arus air langsung dievakuasi oleh masyarakat namun selang waktu antara korban terjatuh dan datangnya bantuan cukup lama sehingga korban sudah ditemukan lemas dan tidak bernafas.
Kapolres Lombok Timur, AKBP Hery Indra Cahyono, SH., S.I.K., MH., melalui Kasi Humas, Iptu Nikolas Osman menyampaikan
bahwa korban sudah lama mengidap penyakit amnesia dan sering meninggalkan rumah serta tidak tahu arah jalan pulang.
Dijelaskannya, pada hari kejadian korban meninggalkan rumah sekitar pukul 09:00 wita dan telah dilakukan pencarian oleh keluarganya, namun tidak diketahui secara pasti kemana arah perginya.
Atas kejadian tersebut keluarga korban menerima sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah.
“Sesuai kesepakatan keluarga bahwa akan dilakukan prosesi persiapan pemakaman dan pemakaman akan dilaksanakan hari jumat tanggal 13 Januari 2023 pukul 13:00 wita” tuturnya.
(PL/erwin)
















