close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.1 C
Jakarta
Sabtu, Desember 6, 2025

Kadis Sosial Lotim “Diculik” Samsul Hakim, Naik Motor Butut Sambangi Warga Miskin

PorosLombok.com – Aksi nekat tapi penuh pesan sosial dilakukan Samsul Hakim, tokoh muda asal Desa Lepak, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur. jumat (4/7).

Pria yang digadang-gadang maju sebagai calon kepala desa itu mengajak Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, H. Soeroto, blusukan ke pelosok desa menggunakan sepeda motor tua miliknya.

“Saya sudah sering sampaikan kondisi warga lewat surat dan forum, tapi banyak yang sepertinya tak sampai ke meja pejabat,” ujar Samsul saat ditemui usai blusukan.

Aksi itu dilakukan bukan sekadar gaya-gayaan. Samsul ingin menunjukkan bahwa masih banyak warga miskin yang tak masuk dalam data penerima bantuan sosial.

Ia membawa Kadis Sosial menyusuri gang sempit, jalanan becek, hingga lorong dusun yang selama ini jarang tersentuh pembangunan.

“Biar Pak Kadis lihat langsung kondisi di lapangan. Jangan hanya percaya laporan,” katanya.

Kondisi yang mereka temui cukup mengenaskan. Ada rumah warga yang lantainya masih tanah, atapnya bocor, hingga dapur yang sudah tidak bisa digunakan.

Salah satunya milik Pak Dahlan, lansia yang tinggal seorang diri di rumah nyaris roboh. Ironisnya, ia belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah.

“Ini bukan cerita baru. Tapi jarang yang mau turun langsung melihat,” ujar Samsul.

Menariknya, sang kadis tak keberatan dibonceng naik motor butut milik Samsul. Padahal, kendaraan itu sudah tua dan rawan mogok.

“Beliau luar biasa. Mau diajak keliling dengan kondisi begini,” puji Samsul sambil tersenyum.

Soeroto sendiri tampak serius mencatat temuan di lapangan. Ia mengakui, data yang ada di dinas sering kali tidak menggambarkan kondisi sesungguhnya.

“Kami akan lakukan validasi ulang dan perbarui data,” katanya singkat.

Langkah tak biasa ini disambut positif warga. Tak sedikit yang terharu karena baru kali ini pejabat datang tanpa seremoni, apalagi naik motor usang.

“Biasanya kalau ada pejabat datang, ya duduknya di kantor desa. Ini baru pertama kali kami lihat langsung ke rumah-rumah,” ucap Saparudin, warga setempat.

Sejumlah tokoh masyarakat pun mulai menyuarakan dukungannya kepada Samsul. Menurut mereka, pemimpin seperti inilah yang dibutuhkan warga desa.

“Dia bukan hanya bicara, tapi turun sendiri. Kami dukung penuh,” ujar TGH Ma’ruf, tokoh agama setempat.

Aksi itu pun viral di media sosial. Video Samsul dan Kadis Sosial berboncengan di gang desa menuai pujian netizen. Banyak yang menyebutnya sebagai contoh pemuda berani yang tak malu ‘kotor’ demi rakyat.

Meski jadi sorotan, Samsul membantah aksinya bermotif politik. Ia menegaskan bahwa blusukan itu murni untuk mendorong perubahan sosial.

“Kalau niat saya pencitraan, saya bisa pakai mobil dan wartawan dari awal. Tapi ini murni karena hati,” katanya.

Ia pun berharap pejabat lain bisa melakukan hal serupa. Sebab, kata dia, terlalu banyak kebijakan yang dibuat hanya berdasarkan laporan tanpa turun ke lapangan.

“Birokrasi kita terlalu percaya kertas. Padahal yang dibutuhkan rakyat adalah kehadiran langsung,” tegasnya.

Dinas Sosial Lombok Timur saat ini disebut tengah menindaklanjuti hasil blusukan tersebut dengan melakukan pemutakhiran data.

Sementara itu, nama Samsul Hakim makin dikenal warga sebagai sosok muda yang tak hanya vokal, tapi juga berani turun dan bergerak.

(Redaksi/PorosLombok)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

IKLAN
TERPOPULER