close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

24.6 C
Jakarta
Sabtu, Desember 6, 2025

Kebablasan, Ketua Komisariat PMII IAIH Pancor Kutuk Manuver Mantan Ketua Komisariat di Media

(PorosLombok.com) – Mantan Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Sholeh Salis, dinilai tidak memiliki etika moral serta melanggar konstitusi organisasi menyusul pernyataannya di salah satu media online dengan tajuk “Ketua Cabang PMII Lombok Timur Dituding Gagal Memimpin, Sejumlah Kader Desak Mundur”.

Dalam artikel tersebut, Sholeh Salis yang sudah resmi dipecat dari jabatannya itu dinilai telah menciderai rasa solidaritas dengan menyerang Pimpinan Cabang secara terbuka di ruang publik. Sikap itu dinilai sebagai manuver yang melampaui batas kewenangan yang dimiliki oleh yang bersangkutan.

Tindakan tersebut memantik reaksi keras Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Lalu Dedek Hana Putra. Melalui sebuah keterangan tertulis, dirinya mengutuk tindakan tercela oknum yang sudah tidak memiliki legitimasi struktural tersebut.

“Saya selaku Ketua Komisariat IAIH Pancor mengutuk tindakan oknum ini. Tindakannya sudah sangat mencederai nama baik organisasi,” tegas Lalu Dedek melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi PorosLombok, Senin (24/11).

Menurutnya, klaim “desakan mundur” yang digaungkan oleh pihak yang status keanggotaannya bermasalah (telah dipecat) adalah bentuk provokasi yang tidak berdasar. Tindakan Sholeh Salis dinilai bukan lagi sekadar kritik, melainkan upaya penggembosan yang mencoreng marwah PMII di mata publik.

Sebagai bentuk keseriusan dalam merespons serangan terbuka ini, pengurus komisariat aktif memastikan akan menempuh jalur organisatoris formal kepada Pengurus Cabang (PC) PMII Lombok Timur.

“Kami akan bersurat ke Cabang agar yang bersangkutan diambil tindakan tegas terhadap yang bersangkutan,” ancamnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan adanya sanksi organisasi yang berat sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), mengingat manuver tersebut telah menimbulkan kegaduhan. Lalu Dedek juga memberikan peringatan keras kepada pihak manapun yang mencoba menunggangi situasi ini.

“Kami akan tertibkan siapapun yang mencoba mengangkangi aturan dan mekanisme penyelenggaraan organisasi,” tegas dia lagi.

Menutup keterangannya, Lalu Dedek menyerukan kepada seluruh anggota dan kader PMII IAIH Pancor untuk tetap tenang, solid, dan tidak terpengaruh oleh isu yang dihembuskan oleh barisan sakit hati.

“Saya menghimbau dan mengajak kepada seluruh kader PMII IAIH Pancor untuk tegak lurus di kepemimpinan yang sah. Mari bergerak bersama untuk kemajuan organisasi,” pungkasnya.

(Redaksi/PorosLombok)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

IKLAN
TERPOPULER