KKP Adakan Pelatihan Menggandeng Beberapa Organisasi Bagi Pembudidaya Rumput Laut Di Serewe

Kepala dinas kelautan dan perikanan kabupaten Lombok timur, melalui sekertaris dinas kelautan dan perikanan (Sekdis),”Sumaryadi mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya pelatihan oleh WWF.

” sebagai wakil pemerintah lombok timur, mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada pihak WWF yang telah mengelenggarakan acara ini

Lebih lanjut ia menyampaikan harapannya, terkait di adakannya acara pelatihan ini APDE bisa membantu produksi kita kearah yang lebih baik”

Dalam hal ini kepala desa seriwe “,Hudayana mewakili masyarakat menyampaikan harapannya “,ia berharap akan terus di tindaklanjuti pembinaannya secara continue

“Masih kata “,Hudayana Sangat bersyukur dan terimakasih tak terhingga kepada WWF yang telah mengadakan kegitan pelatihan dan memilih desaa seriwe

Abdul Wahid, selaku pelaku budidaya rumput laut, mengaku sangat terbantu dalam bidang perekonomian,

“Luar biasa, dulu masyarakat kita ini, dulu rumah semi permanen, sekarang sudah permanen, dulu tidak punya kendaraan sekarang semua sudah punya, bahkan sudah punya roda empat”

Selain itu juga, Abdul Wahid juga memaparkan jumlah masyarakat Seriwe yang menjadi petani rumput laut,

“95% masyarakat Seriwe menjadi petani rumput laut”

Lebih lanjut, Abdul Wahid menjelaskan tentang jenis bibit yang di tanam petani rumput laut,

“Adapun jenis bibit yang di tanam petani rumput laut ada dua macam yakni”, Cottoni dan spinosum, Cottoni sendiri ada Cottoni merah dan hijau. 90% masyarakat menanam Cottoni sedangkan 10% bertahan menanam spinosum

Bahkan pada tiga bulan terakhir ini harga “rumput laut” sendiri seperti harga “Emas yakni menembus angaka Rp.35.000(tiga puluh lima ribu rupiah)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU