(Mataram, PorosLombok) – Ketika ajang MotoGP pertama kali digelar di Sirkuit Mandalika, pertanyaan skeptis mengenai kontribusi bagi Sumbawa sempat viral. Namun, stigma tersebut ditepis oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan gebrakan mereka di MotoGP Mandalika 2024.
Lombok Sumbawa Fair yang sebelumnya hadir sebagai bagian dari World Super Bike (WSBK) 2023 kembali hadir, kali ini dengan skala yang lebih megah dan meriah. Tahun ini, konsepnya diperluas menjadi Nusantara, mengundang peserta dari setiap provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.
Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin, menegaskan bahwa acara ini harus dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari rangkaian MotoGP. “UMKM dari luar NTB juga diharapkan saling berbagi dan berpromosi agar UMKM naik kelas,” ujar Hassanudin saat membuka BRI Lombok Sumbawa Nusantara Fair 2024 di Sirkuit Mandalika, Kuta Lombok Tengah pada 28 September 2024.
Event ini, yang dulunya hanya melibatkan produk UMKM NTB, kini diikuti oleh Dinas Pariwisata dari seluruh Indonesia, membawa semangat nasional. “Kali ini konsepnya nasional dan berubah menjadi Lombok Sumbawa Nusantara Fair,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaludin Malady.
Dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 7.000 orang, acara ini dihadiri oleh Dinas Pariwisata dari seluruh Indonesia, travel agen, pelaku wisata, dan wisatawan. Mereka memamerkan produk UMKM, kreasi kuliner, seni, dan kerajinan dari seluruh Indonesia.
Lokasi penyelenggaraan terletak di belakang tribun B, sebelah kiri ujung terowongan, sebagaimana telah disepakati oleh Dinas Pariwisata dan ITDC.
Selain pameran, acara ini juga dimeriahkan dengan pentas seni, hiburan, dan berbagai kegiatan lain yang dapat dinikmati pengunjung hingga 29 September. Dengan konsep yang lebih besar dan inklusif, Lombok Sumbawa Fair menjadi ajang pembuktian bahwa MotoGP Mandalika memberikan dampak positif bagi seluruh NTB, termasuk Sumbawa.
(Arul/PorosLombok)


















