Nelayan Asal Sulbar Tiba-Tiba Pingsan, Meninggal di Atas Kapal Saat Mancing di Perairan Sumbawa

Lombok Timur, PorosLombok.com – Seorang nelayan asal Majene, Sulawesi Barat, Ahmad B (43), meninggal dunia di atas kapal pemancing saat berada di perairan Selatan Pulau Sumbawa, Minggu (16/3).

Peristiwa ini terjadi saat korban tengah memancing menggunakan sampan di dekat rumpon. Tanpa tanda-tanda sakit sebelumnya, korban tiba-tiba memanggil rekannya, Jaswari. Ketika Jaswari mendekat dan memegang sampannya, Ahmad B langsung pingsan dengan kondisi tenggorokan berdengkur.

Melihat hal itu, rekan-rekan korban segera membawanya ke kapal utama. Nakhoda kapal RUA PIOLA/29 GT, Aripin, langsung memerintahkan ABK untuk kembali ke daratan. Namun, dalam perjalanan, sekitar pukul 09.15 WITA, Ahmad B dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasi Humas AKP Nikolas Oesman membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kapal yang ditumpangi korban sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Perikanan Labuhan Lombok pada Rabu (12/3) pagi untuk mencari ikan di laut lepas.

“Setelah menerima laporan, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Labuhan Lombok untuk pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar AKP Nikolas.

Pihak keluarga korban juga telah menolak dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan resmi. Sementara itu, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Redaksi | PorosLombok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU