PorosLombok.com – Nusa Tenggara Barat (NTB) tak main-main jadi tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII tahun 2025. Tak hanya soal venue, persoalan transportasi pun disulap jadi ajang unjuk inovasi dan kolaborasi.
Diperkirakan 15 ribu peserta bakal meramaikan Fornas yang berlangsung 26 Juli- 1 Agustus mendatang. Panitia pun menyiapkan sistem transportasi modern—termasuk kendaraan listrik—untuk mengantar jemput wasit, panitia, hingga peserta dari berbagai penjuru.
“Transportasi ini salah satu fokus utama. Untuk panitia inti sudah kita fasilitasi. Sedangkan staf dan atlet akan ditangani oleh masing-masing kontingen,” ujar Deputi IV Sekretariat Fornas NTB, Kholid Karyadi, Kamis (19/6).
Kholid menjelaskan, kebutuhan kendaraan panitia akan dipenuhi oleh Pemprov NTB bekerja sama dengan penyedia mobil listrik. Rencananya, 100 unit kendaraan ramah lingkungan akan difungsikan sebagai taksi by order.
“Misalnya wasit ingin ke venue, tinggal order, langsung diantar. Ini inovasi kita, sekaligus dorong transportasi hijau,” ucapnya.
Tak cuma itu, panitia juga menggandeng travel lokal dan bahkan membuka ruang bagi travel dari luar daerah. Kolaborasi ini dinilai penting agar ribuan peserta bisa terlayani tanpa hambatan.
“Saya yakin, hanya andalkan armada lokal tidak cukup. Kita harus gotong royong. Ini hajat nasional,” tegas Kholid.
Saat ini, teknis pelaksanaan transportasi masih terus dimatangkan. Targetnya, semua rampung sebelum Fornas resmi dibuka.
Dari data per 19 Juni, sebanyak 4.000 peserta sudah mendaftar. Kalimantan Timur menjadi kontingen terbanyak dengan 800 orang, disusul Jawa Timur dengan 1.800 peserta.
(arul/PorosLombok)















