Lombok Timur, PorosLombok.com – Pasangan H. Iron dan H. Edwin resmi ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur periode 2024-2029 setelah melalui proses rekapitulasi suara Pilkada yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur.
Keputusan tersebut mendapat sambutan hangat dari Ketua Umum Dewan Kesenian Lombok Timur (DK Lotim), Ashwan Kailani, yang akrab disapa Kake Ashwan. Ia berharap pemimpin baru dapat merealisasikan komitmen mereka dalam memajukan seni dan budaya daerah, sebagaimana disampaikan dalam debat Pilkada.
“Kami sangat berharap agar Bupati dan Wakil Bupati yang baru benar-benar serius memperhatikan seni tradisi Lombok Timur. Ini akan menjadi sejarah baru jika pasangan H. Iron dan H. Edwin fokus pada pengembangan seni dan budaya,” ujar Kake Ashwan, Selasa (3/12).
Ia juga menyoroti berbagai persoalan yang kerap dihadapi pelaku seni di Lombok Timur. Menurutnya, minimnya dukungan pemerintah selama ini membuat banyak program seni tidak berjalan optimal.
“Banyak komunitas, sanggar, dan kelompok seni yang kesulitan menjalankan agenda mereka. Masalahnya mulai dari perizinan lokasi yang ribet hingga kurangnya anggaran,” ungkapnya.
DK Lotim sendiri, lanjut Ashwan, sudah menjalankan berbagai program pembinaan dan pendampingan untuk pelaku seni sejak dikukuhkan pada 18 Oktober 2022. Bahkan, organisasi ini mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan menjadi Steering Committee dalam Musyawarah Nasional Dewan Kesenian se-Indonesia di Ancol, Jakarta, pada 10-14 Desember 2023.
“DK Lotim turut menjadi bagian dari inisiator terbentuknya Kementerian Kebudayaan. Ini bukti nyata peran kami dalam memajukan seni budaya, baik di daerah maupun tingkat nasional,” tegasnya.
Melihat capaian tersebut, Kake Ashwan berharap kepemimpinan H. Iron dan H. Edwin dapat memberikan perhatian khusus pada seni budaya di Lombok Timur. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan anggaran yang layak bagi DK Lotim.
“Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Kami berharap ada anggaran yang proporsional untuk DK Lotim sebagai wujud komitmen bersama memajukan seni budaya di Lombok Timur,” tutupnya.
(Arul/PorosLombok)

















