PDAM Lotim Komitmen Benahi Pelayanan, Namun Harapkan Ada Penambahan Anggaran

Lombok Timur, PorosLombok.com

Kondisi Perusahaan Daerah Air Minum, (PDAM) Lombok Timur dari tahun ke tahun semakin sehat, hal terebut terbukti dengan peningkatan pendapatan yang hampir diangka 800 juta pada triwulan ke-II  tahun 2023.

Hal tersebut diungkapkan Direktur PDAM Lotim Marhaban saat dikonfirmasi PorosLombok, Senin(24/07).

Dikatakannya, PDAM Lombok Timur untuk tahun ini juga sudah melebihi target baik dari hal penerimaan dan sebagainya. Hal itu sesuai dengan laporan yang disampaikan kepada Pemerintah Daerah beberapa waktu yang lalu.

“Karena kami coba bandingkan dengan triwulan kedua tahun kemarin kita hanya mendapatkan 200 juta lebih, dan di triwulan yang sama di tahun ini kita hampir 900 juta makanya kami berani nyatakan grafiknya naik,”akunya.

Kedepannya pihaknya akan segera melakukan pembenahan terutama pada sumber-sumber mata air untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga diharapkan bantuan dari Pemda, dalam hal ini penambahan anggaran dari APBD maupun APBN.

“Karena kita ingin meningkatkan fasilitas terutama sumber, karena kita kayak jualan produk ke masyarakat jadi hal ini  sangat penting,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekertaris Daerah M. Juaini Taofik menghadiri Rapat Pertanggungjawaban Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Lombok Timur Tahun Buku 2022, Kamis (20/7), di Aula PDAM.

Menanggapi laporan direktur PDAM, Sekda berharap agar PDAM terbuka dan memperkuat keterbukaan informasi. Dengan informasi yang tepat diharapkan masyarakat mengetahui kondisi PDAM. Saat ini, menurutnya citra PDAM tidak baik di masayarakat.

Padahal berdasarkan hasil audit akuntan independen PDAM Lombok Timur memperoleh opini wajar dalam semua hal yang material. Begitu pula dengan hasil evaluasi kinerja yang dilakukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). BPKP berdasarkan sejumlah indikator  BPPSPAM menyatakan bahwa PDAM Lombok Timur tergolong sehat.

Dengan keterbukaan informasi itu pula diharapkan dapat lebih memudahkan sosialisasi penyesuaian tarif dasar air PDAM ke depan, sehingga dapat diterima oleh masyarakat atau pelanggan dengan baik.

Sekda juga mengingatkan untuk memperkuat internal perusahaan.  Pembagian tugas yang jelas, mitigasi risiko sehingga dapat segera diatasi, termasuk pengelolaan sumber daya manusia. Ia menegaskan pentingnya membangun kekompakan dan menjadi satu kesatuan serta rasa saling memiliki untuk memajukan perusahaan.

Sekda Juaini juga mengingatkan untuk tidak menyebut PAMDes sebagai saingan, melainkan yang harus dibina.

(Arul/ PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU