PorosLombok.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang pendaki asal Brasil yang terjatuh saat mendaki Gunung Rinjani.
Ucapan duka dan penghargaan atas kerja keras tim penyelamat disampaikan Sekretaris Daerah Lombok Timur, Drs. H.M. Juaini Taofik, mewakili Bupati H. Haerul Warisin.
“Atas nama Bupati dan Pemerintah Daerah Lombok Timur, kami menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban. Kami juga mengapresiasi seluruh tim yang telah berjuang dalam proses evakuasi,” ujar Juaini kepada wartawan, Rabu (26/6).
Menurutnya, proses evakuasi berlangsung dramatis selama tiga hari karena medan yang curam dan cuaca ekstrem yang menyulitkan pergerakan tim.
“Semua unsur sudah bergerak cepat. Tapi kondisi di lapangan sangat menantang,” ungkapnya.
Tim evakuasi terdiri dari gabungan TNI, Polri, Basarnas, relawan, hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu mengevakuasi korban dari jalur pendakian yang licin dan curam.
“Ini jadi bukti bahwa kita selalu siap dan sigap menghadapi situasi darurat. Koordinasi di lapangan berjalan sangat baik,” tegas Juaini.
Sebagaimana diberitakan, pendaki asal Brasil itu mengalami kecelakaan di jalur Rinjani dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya berhasil dievakuasi dalam operasi yang memakan waktu dan tenaga ekstra.
(arul/PorosLombok)



















