Pimpinan Baznas Lotim Turun Langsung Salurkan Bantuan Belasan Juta

(PorosLombok.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur kembali menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu. Total bantuan yang disalurkan mencapai belasan juta rupiah.

Penyaluran berlangsung pada Jumat (29/8/2025). Kali ini pimpinan Baznas turun langsung untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sampai ke tangan mustahik yang benar-benar membutuhkan.

Pelaksana Harian Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Hamidi, ST., M.Pd., menegaskan aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab lembaga. Ia mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga amanah para muzaki.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyalurkan amanah dari para muzaki kepada saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan beragam, mulai dari biaya pengobatan, rehabilitasi rumah, hingga kursi roda. Jumlah total bantuan mencapai belasan juta rupiah dan tersebar di beberapa kecamatan.

Dua penerima bantuan dana adalah Murti dari Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga, dan Wati dari Desa Sikur. Keduanya menerima masing-masing Rp15 juta.

Hamidi menjelaskan, dana untuk Murti difokuskan untuk biaya pengobatan. Sedangkan dana untuk Wati digunakan untuk membiayai pengobatan sekaligus memperbaiki rumah.

“Baznas memprioritaskan bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Selain bantuan dana, Baznas juga menyerahkan kursi roda kepada empat mustahik. Mereka adalah Nyemah dari Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, Sailah dan Menah dari Desa Gereneng, Kecamatan Sakra Timur, serta Baiq Rusmini dari Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia.

Prosesi penyaluran turut disaksikan perangkat desa, perwakilan Unit Pengelola Zakat (UPZ), serta staf Baznas. Kehadiran mereka dinilai penting untuk menegaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap distribusi bantuan.

Hamidi menegaskan, seluruh rangkaian penyaluran ini adalah upaya nyata Baznas Lombok Timur untuk menjadi jembatan kebaikan antara muzaki dan mustahik.

“Harapan kami sederhana, bagaimana amanah muzaki bisa benar-benar sampai, memberi harapan baru, dan meringankan beban hidup mustahik,” pungkasnya.

(redkasi/PorosLombok.com)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU