close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.3 C
Jakarta
Minggu, Januari 25, 2026

Pria di Lombok Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Ditinggal Istri

Lombok Timur, PorosLombok.com – Warga Dusun Sungkit, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial A (55) yang tewas gantung diri di garasi rumahnya, Minggu (13/04) sekitar pukul 17.16 Wita.

Korban ditemukan dalam kondisi leher terikat tali nilon biru yang digantungkan pada plafon parkiran setinggi sekitar 2,5 meter. Di lokasi juga ditemukan bangku kayu yang diduga digunakan korban untuk mempermudah aksinya.

Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, korban sempat datang ke rumah tetangganya, Heru Prasetyo (29), untuk berpamitan.

“Waktu itu dia datang pamitan, tapi tingkah lakunya agak aneh. Saya sempat cari istrinya ke rumah anaknya, tapi nggak ada siapa-siapa,” ujar Heru kepada polisi.

Tak lama berselang, Heru menerima telepon dari kakak ipar korban, Rini, yang memintanya mengecek kondisi korban karena sempat meminta nasi.

“Pas saya datang, gerbang rumah terkunci. Saya panggil-panggil, tidak ada sahutan. Waktu saya intip lewat celah, saya lihat korban sudah tergantung,” sambungnya.

Heru bersama istrinya, Anisa Handayani (27), langsung meminta bantuan warga. Gerbang didobrak, dan tubuh korban diturunkan dalam keadaan tidak bernyawa.

Kepala Desa Kesik, M. Kadri (56), yang ikut membantu proses evakuasi, membenarkan korban ditemukan seorang diri di rumah.

“Korban tinggal sendiri. Saat ditemukan, tidak ada orang lain di rumah,” katanya.

Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nikolas Oesman mengatakan, pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi begitu mendapat laporan.

“Kapolsek Masbagik bersama piket jaga dan tim Inafis turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan dokumentasi,” ujar AKP Nikolas.

Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup karena mengalami tekanan batin setelah ditinggal istri dan anaknya ke Bali sejak Jumat (11/4/2025).

“Ada bekas jeratan tali di leher dan celana korban basah karena kencing. Ini indikasi kuat korban meninggal akibat gantung diri,” tegasnya.

Pihak keluarga telah menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah korban dijadwalkan dimakamkan di pekuburan Tembong, Desa Kesik, pada Senin (14/4/2025) pukul 13.00 Wita. (*/porosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

IKLAN
TERPOPULER