Anggota DPRD NTB Ummi Yaqut Dukung Program Makan Siang Gratis Presiden Prabowo untuk Ciptakan Generasi Emas di NTB

Mataram, PorosLombok.com – Anggota  Komisi II Fraksi DPRD Provinsi NTB Partai Gerindra, Hj. Lale Yaqutunnafis, atau yang akrab disapa Ummi Yaqut, memberikan apresiasi terhadap program Makan Siang Gratis yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo.

Menurutnya, program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, termasuk di NTB.

Program Makan Siang Gratis bertujuan untuk memastikan setiap anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang cukup. Program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, karena kesehatan yang baik adalah fondasi utama bagi anak-anak untuk belajar dengan optimal.

“Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi anak-anak, tetapi juga mengembalikan perhatian kita pada pentingnya pemenuhan gizi yang baik bagi generasi muda,” ujar Ummi Yaqut.Rabu(08/02).

Selain itu, program ini juga berperan dalam mengatasi masalah kurang gizi yang masih terjadi di beberapa daerah. Dengan memastikan makanan bergizi diberikan secara gratis di sekolah-sekolah, pemerintah berusaha menciptakan kondisi yang mendukung perkembangan fisik dan mental anak-anak, yang akan mempengaruhi masa depan mereka.

Menurut Ummi Yaqut, makanan bergizi untuk anak-anak sekolah sangat penting karena mereka adalah generasi yang akan meneruskan pembangunan bangsa. Program makan siang gratis ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyiapkan generasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas.

“Anak-anak di sekolah adalah harapan kita semua. Program ini akan membantu mereka tumbuh dengan gizi yang baik, sehingga mereka bisa belajar dengan maksimal dan menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas,” ungkap Ummi Yaqut.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, program ini juga diharapkan dapat mengurangi angka stunting dan masalah gizi buruk yang masih ada di Indonesia. Pemberian makan siang gratis di sekolah-sekolah dapat menjadi salah satu solusi untuk menciptakan anak-anak yang lebih sehat, lebih produktif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Ummi Yaqut menilai bahwa program ini juga memiliki dampak positif dalam pemerataan gizi di seluruh lapisan masyarakat.

“Pemberian makanan bergizi di sekolah-sekolah, termasuk di daerah-daerah terpencil, adalah langkah konkret yang diambil pemerintah untuk memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan hak mereka untuk hidup sehat,” tambahnya.

Program Makan Siang Gratis ini juga mencerminkan komitmen Presiden Prabowo terhadap peningkatan kualitas SDM Indonesia, dimulai dari pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak yang merupakan masa depan bangsa. Dengan program ini, diharapkan dapat tercipta generasi penerus yang lebih cerdas dan memiliki potensi besar untuk berprestasi.

Melalui program makan gratis ini, Ummi Yaqut berharap dapat tercipta perubahan signifikan dalam kualitas gizi anak-anak di Indonesia, terutama di NTB. Program ini akan menjadi investasi untuk pembangunan bangsa yang lebih baik di masa depan.

Selain itu, Ummi Yaqut juga menyoroti pentingnya program Presiden Prabowo dalam mengembalikan kultur penting yang ada di setiap daerah dan provinsi, khususnya dalam peningkatan ekonomi masyarakat berbasis kekayaan alam.

Presiden Prabowo sangat memperhatikan sektor pertanian dengan menggerakkan generasi muda melalui program Petani Muda Milenial. Tujuan utamanya adalah agar tanah air yang kaya akan hasil alam ini tidak hilang begitu saja, tergantikan oleh pembangunan yang dianggap sebagai prospek ekonomi paling menjanjikan.

“Indonesia memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian, perkebunan, hutan, dan hasil alam lainnya. Inilah yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Ummi Yaqut.

Ia menambahkan bahwa gerakan Petani Muda Milenial bukan hanya soal bertani, tetapi juga tentang mencetak generasi muda yang menjadi pengusaha sukses di bidang pertanian. Dengan cinta terhadap produk lokal, membeli produk lokal, serta memajukan hasil karya anak-anak muda bangsa, ekonomi desa-desa dan dusun-dusun di NTB dapat tumbuh dan berkembang.

Ummi Yaqut juga menekankan bahwa keberlanjutan ekonomi masyarakat bawah bisa diwujudkan melalui pengaktifan kembali koperasi-koperasi yang te¹lah dikenal sejak zaman dulu sebagai salah satu pilar perputaran ekonomi masyarakat. “Dengan menghidupkan koperasi-koperasi, kita membuka peluang bagi masyarakat untuk berkembang dan memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat desa,” tambahnya.

Ummi Yaqut juga menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai fondasi ekonomi lokal di NTB. Menurutnya, keberhasilan masa lalu harus dijadikan inspirasi untuk membangkitkan semangat generasi muda di bidang pertanian.

Ia mengingatkan bahwa pada tahun 1970-an dan 1980-an, Lombok dikenal secara nasional melalui program Petani Gogo Rancah (Gora). Program ini dipopulerkan pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto, yang bahkan langsung mengunjungi Lombok NTB untuk melihat keberhasilan para petani Gora.

“Petani Gogo Rancah pada masa itu adalah salah satu inovasi pertanian yang menjadi kebanggaan NTB. Dengan teknologi sederhana, hasil pertanian meningkat, dan Lombok menjadi contoh sukses pengelolaan lahan kering secara optimal,” ujar Ummi Yaqut.

Ia juga menambahkan bahwa pengembangan program seperti Petani Muda Milenial yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo dapat menghidupkan kembali kejayaan pertanian Lombok.

Dengan pendekatan modern, program ini diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi, inovasi, dan semangat kewirausahaan ke dalam sektor pertanian.

“Jika dulu Petani Gogo Rancah mampu menjadi andalan, kini saatnya generasi muda NTB mengambil peran melalui modernisasi pertanian,” pungkasnya.

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU