LOTIM – PorosLombok.com | Puluhan relawan dari 21 kecamatan yang tergabung dalam Relawan Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa) Lombok Timur menggelar deklarasi final untuk pemenangan Paslon 02 Prabowo-Gibran pada Pilpres yang akan dilaksanakan pada 14 Pebruari 2024 mendatang.
Deklarasi yang berlangsung di Rumah Pemenangan Prabowo-Gibran Pernusa Kabupaten Lombok Timur jalan Gajah Mada No 14 Pancor pada Senin (15/1/2024) itu mengusung tagline Gerakan Sekali Putaran (GSP) untuk kemenangan Prabowo-Gibran.
Untuk merealisasikan itu, Pernusa berkomitmen untuk terus mengkampanyekan dan mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari kaum milenial, purnawirawan, dan seluruh elemen masyarakat umum untuk tidak ragu memilih Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024.
“Gerakan Sekali Putaran adalah gagasan dan pergerakan yang kami lakukan untuk memenangkan Prabowo-Gibran di NTB, khususnya di kabupaten Lombok Timur,” ujar ketua Pernusa Lombok Timur, Muhammad Kuswan Tulus, Sapaan akrab Tulus/Wawan.
Ia meyakini, keberadaan 21 Korcam dan Seluruh Kordes sebagai mesin gerakan yang dimiliki akan dapat memenangkan Prabowo-Gibran dengan margin lebih dari 65% di kabupaten Lombok Timur dan secara konsolidasi keseluruhan di NTB 80%.
“Karna kami ini ada dimana-mana di 10 Kabupaten/Kota se NTB. Selain kami, ada juga dari mesin Partai Koalisi dan relawan lainnya yang ada, tentu akan menjadi kekuatan masa besar,” ucapnya.
Dirinya menyampaikan, kepada seluruh elemen masyarakat dimanapun berada untuk selalu dan tetap menjaga stabilitas dan kondusifitas agar tetap aman dan nyaman selama kontestasi berlangsung agar persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia tetap terjaga.
Menurutnya, menjaga persatuan dan kesatuan merupakan pondasi dalam mempertahankan keutuhan bangsa, dengan tetap saling menghargai perbedaan dan keberagaman sudut pandang serta pilihan setiap warga negara.
“Mari kita sukseskan pesta demokrasi 5 tahunan tanggal 14 Februari 2024 dengan sebaik-baik adab dan perilaku kita demi bangsa dan negara. Siapapun pilihan kita, hendaknya poin utama adalah pertahankan persatuan dan kesatuan bangsa,” tandasnya.
“Kalah menang adalah hal biasa dan lumrah dalam kompetisi. Namun kali ini, menang adalah pilihan utama kami,” pungkasnya.
(Anas/PL)















