Di Perayaan Hadi ke-3, Ketum Rinjani Foundation Dapat Pujian Sekaligus Wejangan

LOTIM – PorosLombok.com | Perayaan hari jadi ke-3 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rinjani Foundation (RF) bertempat di Makam Syeikh Sayid Abdullah Bin Abdul Qadir atau dikenal dengan sebutan “Makam Segampang” Desa Suwangi, Kecamatan Sakra, Lombok Timur berjalan lancar dan lancar.

Terdapat beberapa catatan menarik pada momentum perayaan hari jadi kali ini. Pilihan merayakan di tempat bersejarah seperti Makam Segampang, tentu menjadi pembeda antara Rinjani Foundation dengan lembaga lainnya.

Selain itu, pemberian santunan kepada 150 anak yatim dan memberikan pengobatan gratis kepada 500 orang lansia dan orang tua jompo, menjadi tambahan catatan sejarah bagi lembaga yang konsen di bidang sosial tersebut.

Tak heran jika kemudian banyak pihak tak segan memberikan pujian kepada lembaga yang dikomandoi oleh Zainul Muttaqin itu. Salah satunya datang dari Kepala Desa Suwangi, H. Abdullah.

“Saya selama menjadi Kadus dan Kepala Desa belum pernah bisa seperti ini. Saya belum pernah bisa mendatangkan pak Sekda, pak Kapolres,” ujar H. Abdullah dalam sambutannya, Senin (20/3/23).

Bukan itu saja, Kades Abdullah juga menyoroti kegiatan sosial yang dilakukan pada peringatan hari jadi ke-3 ini, yang menurut dia konsisten dilakukan oleh lembaga RF. Yakni pemberian santunan kepada anak yatim dan pengobatan gratis.

Selain itu, ia juga memuji sekaligus terkesan semangat serta etos kerja yang dimiliki oleh sang dirigen RF Zainul Muttaqin, yang menurut dia menjadi salah satu kunci sukses lembaga tersebut. Sehingga mampu menunjukkan kiprah yang luar biasa di usianya yang tergolong masih baru.

“Ini baru tiga tahun berdiri tapi sudah luar biasa. Maka dari itu saya mau mengatakan, saya angkat topi buat pak Zainul Muttaqin. Nomor 3 ini adalah nomor star, karna itu harus star untuk lebih baik lagi dan lebih maju lagi kedepannya,” tutur H. Abdullah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur HM. Juaini Taofik dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-3 Lemabaga Rinjani Foundation. Ia menyampaikan, bahwa Rinjani Foundation merupakan salah satu mitra strategis Pemda Lombok Timur dalam rangka melayani masyarakat, khususnya masyarakat ke bawah.

Setidaknya ada dua point penting yang disampaikan Sekda pada kesempatan tersebut. Yang pertama, Sekda mengapresiasi acara yang diselenggarakan di Makam yang penuh karomah, sehingga sebelum dimulai dirinya berkesempatan untuk berziarah makam.

Yang kedua, sebagaimana perayaan sebelumnya, Sekda kembali memberikan wejangan/nasihat yang ia khususkan kepada Ketum Rinjani Foundation. Sebelumnya, review Sekda, pada ulang tahun sebelumnya ia memberikan nasihat untuk selalu mempraktikkan 3 K.

“3 K itu adalah Komunikasi, artinya harus selalu membangun komunikasi yang baik dengan semua orang. Yang kedua Kolaborasi, artinya harus selalu berkolabirasi dengan semua elemen yang ada. Dan yang ketiga adalah Kritik, karna manusia adalah tempat khilaf maka harus ada kritik untuk saling mengingatkan,” ulasnya.

Adapun nasihat Sekda kali ini adalah, mengingatkan kepada Ketum dan seluruh jajaran RF agar senatiasa rendah hati atau tidak bersikap sombong. Kata sekda, kesombongan akan membawa seseorang ke dalam lembah kehancuran.

“Bagaimana dulu Nabi Musa AS saat melawan Fir’aun. Dia (Firaun-red) begitu hebat, begitu pintar, tentaranya banyak dan hebat. Tapi karna dia sudah keluar dari rel (memiliki sifat sombong-red) akhirnya dia dikalahkan oleh Nabi Musa,” kisahnya.

Yang kedua adalah Bijaksana. Sebagaimana Nabi Musa saat melawan Fir’aun, beliau diajarkan oleh Allah SWT agar bijaksana dalam menghadapi Fir’aun. Artinya, jelas dia, kekasaran tidak boleh dilawan dengan kekasaran.

Yang ketiga adalah Lapang Dada. Ia menjelaskan, setiap orang memili cara, karakter serta cara yang berbeda. Sebagaimana Indonesia bisa hebat sampai saat ini, salah satunya adalah karna kebinekaannya/perbedaan.

Selanjutnya yang keempat adalah, selalu bersabar. Ia menguraikan, bahwa dalam setiap hal maupun keinginan selalu berjalan mulus, akan tetapi pasti selalu ada hambatan. Karenanya, dibutuhkan kolaborasi agar segala urusan bisa lebih mudah. Dan yang terpenting adalah kesabaran.

(PL-anas)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU