close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

24.6 C
Jakarta
Kamis, Januari 22, 2026

Sekda Lotim Jenguk 8 Damkar Korban Kecelakaan, Satu Petugas Diamputasi

(PorosLombok.com) – Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, turun langsung menjenguk delapan petugas damkar yang mengalami kecelakaan saat hendak memadamkan api di Setanggor, Selasa (30/9).

Mobil dinas yang mereka tumpangi terguling di simpang empat Pancor Trade Center (PTC) sekitar pukul 07.00 WITA.

Kecelakaan tunggal tersebut membuat seluruh petugas mengalami luka. Satu orang di antaranya harus menjalani amputasi karena kakinya terlindas badan mobil, sementara tujuh lainnya mengalami cedera dengan tingkat berbeda.

Juaini mengatakan kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kondisi para korban sekaligus menyampaikan empati dari Bupati H. Haerul Warisin. Ia menegaskan, pemerintah daerah hadir memberi dukungan penuh kepada keluarga besar damkar yang sedang ditimpa musibah.

“Kami menyampaikan empati kepada seluruh korban dan keluarga. Ini adalah konsekuensi dalam melaksanakan tugas,” ujar Juaini di RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Hasil penanganan medis mencatat empat orang korban masih dirawat di IGD, satu pasien masuk ICU, dan tiga lainnya ditempatkan di ruang bedah. Petugas yang mendapat amputasi berada dalam pengawasan intensif pascaoperasi.

Sekda memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan ditanggung BPJS Kesehatan. Menurutnya, status kepegawaian para petugas membuat mereka otomatis terdaftar sehingga biaya perawatan tidak membebani keluarga.

“Alhamdulillah semua sudah ter-cover. Jadi biaya pengobatan tidak menjadi beban keluarga,” jelasnya.

Di sisi lain, Juaini memberikan apresiasi atas keberanian para petugas yang tetap sigap menghadapi risiko. Ia berharap insiden ini tidak membuat para anggota kehilangan semangat maupun profesionalisme dalam bekerja.

“Jangan sampai peristiwa ini menimbulkan trauma. Semangat kita harus tetap terjaga,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kendaraan darurat. Menurutnya, memberi jalan bagi damkar dan ambulans adalah bagian penting dari tanggung jawab bersama demi menyelamatkan nyawa orang lain.

“Mohon masyarakat mau mengalah, karena mereka bekerja untuk kepentingan banyak orang,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga meminta RSUD dr. R. Soedjono Selong memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh korban. Sementara, Dinas Damkar diminta terus memantau perkembangan kesehatan anggotanya hingga benar-benar pulih.

(Redaksi/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

IKLAN
TERPOPULER