close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Temukan Indikasi Kejanggalan Pemilu DPD Dapil NTB, Tim ASA Lapor ke Bawaslu

Mataram,PorosLombok.com | Tim Calon anggota DPD RI Achmad Sukisman...

Meneropong Capain PAD Bapenda Lotim dari Beberapa Sisi, Meningkatkah?

LOTIM - PorosLombok.com | Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD)...

Berdasarkan D1 Hasil Rekapitulasi, Nama Dedy Botak Nangkring di Urutan Pertama

LOTIM - PorosLombok.com | Salah satu Caleg muda potensial...

Sekda NTB : ASN Harus Menjadi Motivator Bukan Provokator di Tengah Masyarakat

MATARAM, POROSLOMBOK -Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si yang juga selaku Ketua Satgas Covid-19 menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berada pada garda terdepan dalam hal penegakan protokol kesehatan Covid-19, terlebih NTB masih dalam masa pandemi seperti saat ini.

Miq Gite sapaan akrab Sekda NTB mengimbau agar para ASN di lingkungannya harus menjadi penggerak atau motivator masyarakat untuk melaksanakan hal-hal yang positif bukan justru menjadi provokator. Penegasan itu disampaikan Sekda saat membuka Acara Pelatihan Dasar CPNS Gol.II dan III Provinsi NTB Angkatan I s.d VI Tahun Anggaran 2021 Aula BPSDM NTB ,Kamis (25/03/202I)

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Sapu Atap Rumah Warga di Sekaroh

Miq Gite menambahkan, ASN yang baik harus memahami tugas dan kewajbannya agar mampu bekerja maksimal menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelayanan publik yang profesional. Untuk itu, para peserta pelatihan harus mengikuti diklat ini secara sungguh-sungguh.

“Saya berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan sebaik baiknya, saudara- sudari sudah memilih menjadi ASN sebagai jalur pengabdian terhadap bangsa dan negara oleh karenanya harus memahami bagaimana menjadi ASN yang baik dimasa yang akan datang’’, jelas Mantan Kepala DPMPTSP Provinsi NTB tersebut.

Baca Juga :  Kinerja Maksimal PKB dan PLKB untuk Percepatan Penurunan Stunting dan AKI/AKB di Lotim

Selain itu Miq Gite juga mengingatkan betapa pentingnya penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan pelatihan ini bahkan jika ada gejala yang menghawatirkan, kepada panitia penyelenggara diperintahkan untuk terus melakukan pengecekan kesehatan peserta agar tidak menimbulkan kluster baru penyebaran virus.

Sementara itu mewakili Panitia Penyelenggara Diklat, Arifin menjelaskan tema kegiatan ini adalah “Adaptasi new normal di masa pandemi covid-19” dengan tujuan membentuk sosok PNS yang mampu melaksanakan tugasnya secara efektif dan efesien, bekerja secara disiplin demi terwujudnya pemerintahan yang baik.

Baca Juga :  Peesatuan Pedagang Canang "Lascarya  Yadya dan Asosiasiasi Pedagang Mikro ( Apem ) kota Mataram, Dukung Ganjar-Mahmud

Ia menambahkan Pelatihan dasar ini diikuti 180 peserta selama 51 hari on kampus kemudian dilanjutkan dengan 30 hari diluar kampus ditempat kerja masing-masing selanjutnya peserta akan mengikuti pelatihan dan pendidikan tentang belanegara ,analisis isu kontemporer , Kesiap siagaan bela negara sedangkan materi pelatihan akan disampaikan oleh Widiaiswara fasilisator dan narasumber instansi termasuk korem 162WB dan TIM Penangaman Covid -19 Provinsi NTB. (diskominfotikntb)

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru