Lombok Timur | PorosLombok.com- Sebuah dapur sekaligus Kandang ternak milik salah satu warga dusun Nengalu, Desa Montong baan Selatan Kecamatan sikur, Lombok timur hangus di lahap si Jago Merah, kejadian ini terjadi siang sekitar pukul 11.30, Wita, Selasa (30/04).
tidak ada korban jiwa dalam pristiwa tersebut, namun mengakibatkan kerugian materi, diantaranya, dua ekor sapi milik korban ikut hangus terbakar dan beberapa barang berharga, sehingga diperkirakan kerugian mencapai belasan juta rupiah.
Kepala Desa Montong Baan Selatan Lalu Edy mengatakan bahwa, kandang yang terbakar tersebut diketahui milik warga atas nama lalu Aruman (52) tahun yang diketahui berdekatan dengan dapur dan tempat tidurnya bersama istrinya inaq siti Masni (64) tahun.
Menurut keterangan Korban kata lalu Edy, kejadian ini berawal saat istri korban inaq Masni pulang sehabis menjenguk salah satu cucunya yang sedang dirawat di Puskesmas sikur karena mengalami penyakit tipes. Oleh karena itu, ia berinisiatif untuk menggoreng cacing sebagai obat untuk cucunya tersebut.
“Saat sedang asyik menggoreng, tiba-tiba terdengar suara tangisan dari cucunya yang satu lagi yaitu saudara dari cucunya yang dirawat di PKM, kemudian ia bergegas ke rumah anaknya yang kebetulan berdekatan juga dengan dapur dan lupa mematikan kompor,” ungkapnya.
Selang beberapa menit korbanpun ikut ketiduran bersama cucunya tersebut, kemudian beberapa saat kemudian inaq masni tiba-tiba merasakan hawa panas menyebabkannya terbangun dan mendapati dapur miliknya terbakar, dan datanglah warga untuk membantu memadamkan api yang mulai berkobar, namun sayang tidak bisa menyelamat dua ekor sapi yang berada didalam kandang.
Sementara itu, dari Pemerintah desa sendiri kata Lalu Edy, akan memberikan sekedar bantuan sementara menunggu bantuan dari dinas terkait, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami sudah komunikasikan dengan dinas terkait diantaranya dinas sosial Lotim, bahkan saya berencana ke dinas sosial Provinsi, yang jelas kami dari pihak desa komitmen memperjuangkan masyarakat kita yang dapat musibah,”akunya.
Ia menghimbau kepada masyarakat khususnya yang ada di montong baan selatan untuk lebih hati-hati saat melakukan aktivitas di dapur, terutama yang berhubungan dengan listrik dan kompor gass, agar tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini.
(Arul/PorosLombok)














