Lotim, Poroslombok –
Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur, kembali melakukan pergeseran pejabat, yakni Jabatan Tinggi Pratama yang dimana dilantik langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, mewakili Bupati, yang digelar di ruangan Ball Room kantor. Bupati Lombok Timur, Rabu (14/06).
Dalam pelantikan kali ini, Mahsin kembali melenggang menjadi Kepala Dinas (Kadis), Perdagangan Kabupaten Lombok Timur, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten II Bidang Ekonomi.
Saat dikonfirmasi Poros Lombok tentang hal tersebut, Sekda Lotim, Drs HM Juaini Taofik, M.AP mengatakan, pelantikan ini bertujuan sebagai upaya percepatan pembangunan dan Pelayanan pemda Lombok Timur kepada Masyarakat, serta penyegaran dikalangan Birokrasi.
“Pelantikan ini tidak ada yang istimewa, semua masih dalam Jabatan tinggi Pratama, saya pikir mutasi hari ini lebih kepada penyegaran dan penyesuaian tim kerja karena tidak ada yang promosi dan tidak ada yang demosi,” ucap Sekda.
Sehingga Pria yang akrab dipanggil Kak Opik ini menegaskan, bahwa jangan karena akan berakhir pemerintahan Sukiman-Rumaksi (SUKMA), pada 26 september yang akan datang dapat menurunkan semangat kerja para birokrat.
Namun diakuinya walaupun berdekatan dengan tahun Politik, tetapi yang perlu diingat kalau mengacu dengan UU 10 Tahun 2016, tentang pemilihan Gubernur dan wali Kota di pasal 70 tidak ada yang melanggar.
“Kalau dulu memang, Bupati tidak bisa mengambil kebijakan 6 bulan sebelum penetapan calon, namun sekarang kan belum ada penetapan,” ujarnya
Sehingga lanjutnya, Kepala Daerah sebagai pembina kepegawaian terus memantau dan melihat kecocokan supaya terbangun harmonisasi, yang bertujuan untuk mempercepat pencapaian RPJ.
Disinggung terkait kekosongan kursi kepala Dinas Pariwisata, Sekda mengatakan bahwa karena kepala Dinas sebelumnya yang kini pindah ke Dishub dinilai cocok mengisi jabatan tersebut, guna mempercepat rencana penataan kembali Dermaga Labuan haji.
“Sekarang Pak Bupati sedang berada di Jakarta guna membahas Proyek rencana pembangunan Labuhan Haji yang dijadikan Dermaga perikanan yang diakui oleh nasional,” ungkapnya
Sementara itu terkait kekosongan kursi di kadis Pariwisata secepatnya akan dilakukan Pansel, untuk mendapatkan pejabat-pejabat yang berkompeten dalam bidangnya.
“Kalau pejabat tinggi Pratama bukan soal Teknis, akan tetapi lebih kepada bagaimana membangun koordinasi, komunikasi jadi siapa saja, karena untuk Teknisnya nanti ada pada Eselon empatnya,” pungkas Sekda.
(Arul/porosLombok)















