Tak Sekadar Masak, Dapur MBG Masbagik Utara Baru Jadi Tumpuan Hidup Warga

(PorosLombok.com) – Sejak aktivitas dimulai sebelum matahari terbit, Dapur MBG (Makanan Bergizi Gratis) di SPPG ARiP Masbagik Utara Baru 2 tak pernah benar-benar sepi.

Di balik kepulan asap dapur dan ritme kerja yang padat, tempat ini menyimpan kisah tentang syukur, harapan, dan perubahan hidup para karyawannya.

Dapur MBG yang dikelola Yayasan Al Jaelani Rinjani Perkasa ini tidak hanya menjadi pusat penyedia makanan bergizi bagi masyarakat. Lebih dari itu, dapur ini menjadi sandaran ekonomi banyak keluarga sekaligus ruang tumbuh masa depan bagi para pekerjanya.

Zakiah, karyawan bagian persiapan bahan, mengaku sejak bekerja di dapur MBG kondisi ekonomi keluarganya mulai membaik.

“Alhamdulillah, sejak kerja di dapur MBG, perekonomian keluarga saya sangat terbantu. Biaya sekolah anak-anak sekarang tidak terasa berat lagi,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).

Cerita serupa datang dari Idayani, petugas pemorsian. Ia menyebut dapur MBG bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga jalan untuk meraih kemandirian.

“Saya sangat bersyukur bisa bekerja di dapur MBG. Dari hasil kerja di sini, saya bisa membiayai kuliah sendiri dan sekarang juga sudah bisa menabung,” katanya.

Suasana kebersamaan juga menjadi hal yang paling dirasakan para karyawan. Sulas, yang bertugas mencuci ompreng, menyebut lingkungan kerja di dapur MBG terasa seperti keluarga.

“Setelah kerja di dapur MBG ini saya merasa sangat bahagia, karena bisa menambah teman dan saudara. Alhamdulillah, gaji juga sangat membantu kebutuhan rumah tangga saya,” tuturnya.

Perubahan besar juga dirasakan Kurnaen, sopir dapur MBG. Ia mengaku pekerjaannya saat ini membuatnya tidak lagi terpikir untuk merantau ke luar negeri.

“Sekarang saya sudah tidak lagi berpikir untuk pergi ke Malaysia. Dari kerja di MBG, saya bisa menabung untuk modal menikah,” ujarnya.

Sementara itu, Mahsin yang bertugas di bagian pengolahan makanan mengatakan bahwa pekerjaannya di dapur MBG memberikan rasa aman bagi keluarganya.

“Belanja dapur di rumah jadi aman, dan biaya sekolah anak-anak tidak terganggu sejak saya kerja di sini,” katanya.

Rasa syukur juga disampaikan M. Syukur, petugas keamanan dan kebersihan dapur MBG. Ia mengaku pekerjaannya membawa perubahan nyata dalam kehidupannya.

“Alhamdulillah, sejak bekerja saya bisa melunasi hutang-hutang, dan sekarang sudah bisa beli HP baru,” ujarnya.

Kepala SPPG ARiP Masbagik Utara Baru 2, Mediana, mengapresiasi dedikasi para karyawan yang bekerja dengan penuh keikhlasan.

“Semangat kebersamaan dan rasa syukur para karyawan inilah yang menjadi kekuatan utama kami dalam menjalankan misi sosial dapur MBG,” katanya.

Kini, Dapur MBG Masbagik Utara tak hanya dikenal sebagai tempat memasak makanan bergizi gratis. Di balik aktivitas harian yang sederhana, dapur ini menjadi ruang perubahan—tempat harapan dirawat dan masa depan disiapkan, satu porsi makanan demi satu porsi kehidupan.

(Redaksi/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU