PorosLombok.com, LOTIM –
Sekretaris Camat (Sekcam) Masbagik Agus Safandi, tanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat yang tergabung dalam Forum Mitra Cafe Syariah (Formicas), beberapa waktu yang lalu. Aksi ini merupakan buntut dari adanya dugaan Kongkalikong para oknum yang tidak bertanggung jawab.
Agus menjelaskan, bahwa pembangunan KIHT ini merupakan proyek Pemerintah. Provinsi, tentunya mempunyai banyak manfaat untuk kemajuan daerah, khususnya Kabupaten Lombok Timur.
“Saat ini pihak Perusahaan sudah memberikan solusi yang terbaik untuk kita, seperti mengakomodir para pekerja lokal,” jelasnya Senin Kemarin (26/09).
Agus mengatakan, pihak Pemerintah Kecamatan, sudah melakukan Verifikasi terhadap semua pekerja yang terlibat dalam Proyek KIHT ini, dan tidak ditemukan orang luar, semuanya murni para pekerja lokal.
“Kita sudah buktikan dengan mengumpulkan semua KTP para pekerja,” tandasnya
Mengenai PT pemenang tender yang diduga Perusahaan yang bermasalah, kata agus, ini merupakan bukan wewenang Pemda untuk menilai, pasalnya proyek ini murni dipegang oleh pihak Provinsi, sehingga pihak kabupaten khususnya kecamatan tidak ada sangkut pautnya dengan proyek tersebut.
“Cuma kebetulan proyek ini tempatnya di Wilayah kita saja,”tandasnya.
Menurut Agus solusi yang paling baik adalah dengan cara duduk bareng, bersama para pihak baik dari Pihak perusahaan, masyarakat, Pemda dan Pihak Pemprov,
“Namun aksi ini tetap kita apresiasi sebagai kontrol, dan ini merupakan hak warga negara, karena sudah diatur Undang- Undang, yang penting damai dan tertib,” akunya.
Dijelaskannya, bahwa KIHT ini cuma ada tiga di Indonesia, salah satunya di Lombok Timur, tentu ini merupakan hal yang patut didukung, demi kemajuan daerah.
“Kalau ada masalah seperti ini sudah biasa, mungkin semua ini karena adanya diskomunikasi, dan merupakan sebuah dinamika di alam Demokrasi,” pungkasnya.
(Arul/ Poroslombok)
















