Lombok Timur, PorosLombok.com– Wakil Bupati Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, resmi meluncurkan program Improving Care of Mothers and Infants Through Infection Prevention Control and Sepsis Prevention (I-Care) pada Selasa (18/3).
Program ini digadang-gadang menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di daerah tersebut. Dengan fokus pada pencegahan infeksi dan sepsis, I-Care diharapkan mampu menekan angka kematian ibu dan bayi yang masih menjadi persoalan serius.
Dalam sambutannya, Wabup Edwin menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk pemerintah desa dan organisasi non-pemerintah (NGO). Ia mengakui keterbatasan anggaran pemerintah, sehingga dukungan dari berbagai elemen sangat dibutuhkan.
“Kami membuka ruang selebar-lebarnya bagi NGO untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dana pemerintah masih terbatas, jadi kolaborasi adalah kunci,” tegasnya.
Ia berharap program ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Harus ada hasil konkret dalam tiga tahun ke depan. Jangan sampai program ini hanya jadi wacana!” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Fathurrahman, menyebut I-Care sebagai berkah Ramadan yang sangat berharga. Menurutnya, angka kematian ibu dan bayi masih menjadi permasalahan serius yang perlu segera diatasi.
Hal senada disampaikan Perwakilan Yayasan Project Hope, Aliyah Hartanti Budi. Ia menjelaskan bahwa program ini berfokus pada pencegahan infeksi dan sepsis, dua faktor utama penyebab kematian ibu dan bayi di negara berkembang.
“Jangan sampai ibu dan bayi kehilangan nyawa hanya karena infeksi yang sebenarnya bisa dicegah!” tegasnya.
Acara peluncuran dihadiri oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Kepala Tim Kerja Kesehatan Ibu dan Anak Provinsi NTB, serta perwakilan rumah sakit dan puskesmas di Lombok Timur.
Program I-Care merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Project Hope dan Dinas Kesehatan Lombok Timur dengan dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan RI. Kini, tantangannya adalah memastikan program ini benar-benar berjalan sesuai harapan! (*/PorosLombok)















