Mariani, Pemilik Sky Garden dan Pegiat Sosial yang Mampu Menarik Perhatian Wisatawan Asing

PorosLombok.com |LOTIM –

Sky Garden merupakan penyedia Hotel dan Bungalow yang ada di Desa TeteBatu, dimana hotel ini mulanya dibuka tahun 2002 oleh seorang perempuan yang aktif dalam berbagai kegiatan peduli sosial.

Mariani, merupakan satu sosok perempuan berjiwa mulia, dengan giat sosialnya yang tertuang dalam yayasannya yang diberi nama Mariani Pondations. Giat sosial dibalik keberkembangan Hotel dan Bungalow yang ia jalankan sekarang.

“Sky Garden yang sebelumnya bernama TeteBatu Garden, merupakan Hotel dan Bungalow pertama di orong grisang, pertama kali di buka ada 2 kamar di tahun 2012,” ucapnya Rabu kemarin (01/05)

Hotel yang mulanya hanya berdiri 2 kamar ini sekarang sudah berkembang dengan 8 kamar yang sudah tersedia. Menurutnya, keberkembangan kamar yang sekarang terjadi tak lepas pula dari berbagai program soisal yang dijalankannya di areal Hotelnya itu.

“Setiap sore in sha Allah saya selalu membuka kelas didepan Hotel untuk masyarakat yang mau belajar bahasa inggris, mulanya ada satu tamu yang tertarik dengan kegiatan saya dan secara lambat laun ikut terlibat, dan mereka suka,” katanya.

Oleh karenanyalah ia lambat laun tertarik mengikuti giat sosial yang dijalankannya dan menunjukkannya juga kepada tamunya yang ada.

“Ada yang nginep sampai satu tahun, yakni wisatawan dari estonia. Pertama maunya nginep beberapa hari, dia liat ada kegiatan sosial yang di jalankan oleh kami beserta yang tergabung dalam Mariani Pondations,” imbuhnya.

Oleh karenanyalah, dalam promosinya bukan hotel yang menjadi yang pertama, justru yang ingin dia tonjolkan adalah kegiatan sosial yang sekiranya bisa berguna bagi orang banyak.

“Setiap home stay kita berikan brosure, untuk anak anak dipabel, kita coba keinginan kami yakni giat peduli sosial di bidang wisata,” terangnya.

Tak tanggung tanggung, di Hotel yang ia kelola, ada satu kamar yang memang di peruntukkan bagi mereka yang perlu penanganan rehabilitasi.

“Ada kamar di bawah yang kami peruntukkan bagi masyarakat yang mengalami traumatis, seperti mungkin korban pemerkosaan, kita rehab disana,” paparnya.

Yayasan Mairana Pondations yang berdiri di tahun 2000 sekarang mencoba masuk dan setidaknya memberikan gambaran bahwa kegiatan sosial bisa dilakukan dibidang kepariwisataan.

“Sekarang banyak yang mengambarkan bahwa wisata itu tempat yang dinilai negatif, kami ingin merubahnya, dengan menunjukkan bahwa di Sky Garden ada kepedulian sosial didalamnya,” jelasnya.

Perubahan nama dari TeteBatu Garden ke Sky Garden ini juga berlangsung pada Selasa 31 Mei 2022, yang dihadiri langsung oleh Manager dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram Doktor Halus Mandala

Dimana dalam sambutannya Ruslihadi mengakui Hotel dan Bungalow Sky Garden memiliki konsep yang unik karna menyertakan nilai kepedulian sosial dalam pelayanannya.

Iapun meminta secara khusus untuk kedepan bisa diadakannya pelayanan untuk tamu atau masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik dan mental atau difabel.

“Saya harapkan ada pelayanan khusus untuk masyarakat difabel kedepannya, jadi sediakan kamar yang memang di peruntukkan bagi mereka yang difabel,” katanya.

Sedikit informasi di Hotel dan Bungalow Sky Garden permalamnya ditaksir tertinggi Rp 350 ribu dimana sudah termasuk dengan sarapan, dan ada pula kamar yang dipatok harga Rp 250 ribu plus sarapannya juga.

Ada 8 bungalow dengan pasilitasnya ada air panas, shower dan ukuran kamar 3/5×4, dengan kasur tidur berukuran king.

Disamping itu Hotel dan Bungalow Sky Garden lebih menonjolkan kepada suasana alami dari Desa TeteBatu sendiri, dengan konsep moderen disatukan dengan alam hijau pepohonan yang ada, yang tentu akan menambah kesan khas jikalau anda berkunjung nantinya. ,(Red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU