Pemdes Tetebatu Selatan tutup Pertashop, Kades Ori : Selama Ini Kita Hanya ” Ngangak”

LOTIM | POROSLOMBOK –

Perthashop yang berada di Desa Tetebatu Selatan resmi ditutup oleh Pemerintah Desa setempat karena dianggap tidak sesuai dengan hajatan pemerintah Daerah ketika awal terbentuknya usaha tersebut pada jumat (17/12)

Kepada awak media Kepala Desa Tetebatu Selatan H.Zohri Ramhan, SH menyampaikan bahwa awal rencana Pemerintah mendirikan usaha ini untuk memajukan Desa sehingga akan dikembangkan menjadi Pertamina Desa (Pertades).

“Rencana awal setelah dikelola tiga bulan oleh pihak pertamina baru akan diambil oleh pihak ketiga atas rekomendasi Desa” jelasnya Jumat (17/12)

Bahkan kata dia pihak Pertamina sejak awal sudah memberikan saran kepada Pihak Desa untuk membuat Surat Rekomendasi penunjukan siapa pihak ke tiga yang akan mengelola usaha ini dan sudah dilakukan namun sampai saat ini belum ada kejelasan.

“Tadinya mau kita rekomendasikan BUMDES akan tetapi Desa pada waktu itu belum ada modal untuk berinvestasi” terangnya

Dijelaskannya sudah ada pihak ketiga yang sanggup untuk mengelola usaha ini bahkan Pemdes sudah menganggarkan perbaikan talut yang ada didepan pertashop tersebut.

Dirinya juga mengatakan bahwa Pihak ketiga sudah mengelurkan dana sebesar 150 Juta, akan tetapi sampai saat ini pihak Pertamina belum ada kejelasan.

“Pihak Desa hanya dapat sewa lahan hanya 1 juta berbulan itupun akan diserahkan ke Pemerintah Daerah,” jelasnya

Ia juga mengakui bahwa pihak ketiga yang direkomendasikan oleh Desa tinggal mencukupi satu persyaratan lagi yakni surat perjanjian sewa dengan Pemerintah Daerah, sementara itu tanah tempat berdirinya Perthasop ini sebagian sudah dialihkan sebagai Race area.

Lebih lanjut kata Politisi PPP ini pihaknya tinggal menunggu dari pihak pertamina bagaimana kedepannya terkait Pertashop ini karena sampai saat ini tidak ada Imbas dari usaha ini ke Desa hanya menguntung satu pihak saja.

“Desa hanya bisa ” Ngangak” (Bengong) melihat usaha yang berada di tempat kita, yang untung orang luar kan aneh” ujarnya

Dirinya berharap kedepannya Pertashop ini dikelola oleh Bumdes sesuai dengan Keputusan menteri dalam Negeri agar Badan usaha yang ada di Desa Hidup dan semakin berkembang.

“Kalau Bumdes ini maju otomatis PADES bertambah tentunya kesejahteraan di Desa akan semakin meningkat,” tutupnya

(Arul)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU