Rela Jadi Penggali Kubur Demi Menjalankan Wasiat

LOTIM | POROSLOMBOK – Ditempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Ketangga, tampak jelas terlihat sosok laki-laki yang tengah sibuk mengumpulkan bekas kayu dan sampah yang berserakan di areal pemakaman.

Laki – laki tersebut adalah Subhan (40) warga Dusun Surya Lebe Desa Ketangga. yang sehari – hari bekerja sebagai petani dan tukang bersih-bersih. namun tak hanya itu subhan juga tetap membantu masyarakat untuk menggali Kubur ketika ada warga yang meninggal dunia.

Kepada awak media subhan menuturkan kisahnya sehingga dirinya tetap istiqomah membantu Masyarakat untuk menggali kubur disela – sela pekerjaannya yang lain sampai saat ini. senin (22/11)

Berawal sewaktu orang tuanya yang meninggal dunia beberapa tahun silam, yang memberikan pesan kepadanya untuk terus membantu warga untuk menggali kubur, walaupun tanpa bayaran sepeserpun.

“Saya hanya ingat pesan orang tua, siapa saja yang meninggal maka bantulah mereka dalam menggali kubur” ucap subhan sambil sesekali ia tampak tersenyum sembari mengusap rambutnya yang tampak polos dan sederhana

Siapa sangka disela kesibukannya ia juga tak pernah absen untuk menggali kubur di TPU tersebut, dengan berbekal keikhlasan subhan selalu semangat untuk membantu masyarakat.

“Saya tidak takut untuk masuk ke liang lahat untuk memastikan tempat peristirahatan terakhir manusia yang telah meninggal sesuai ukuran tubuhnya” ungkapnya

Beberapa waktu yang lalu Subhan sempat tak aktif untuk menggali kubur sebab dirinya diminta sebagai tukang pungut sampah di Desa, akan tetapi beberapa bulan ini ia kembali lagi menjalankan wasiat Almarhum orang tuanya.

“Walaupun saya tidak kenal dengan orang yang meninggal dunia atau keluarga yang ditinggal tak menyurutkan niat saya untuk membantu” tutupnya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU